Hanya Akan Pertahankan 12 Pemain
Madura United FC - Rapor Madura United FC di Liga 1 musim 2018, membuat 60 persen pemain akan terdepak. Seperti disampaikan Manajer tim Madura United Haruna Soemitro, hanya akan mempertahankan sekitar 11 hingga 12 pemain dari 28 punggawa. “Kalau berdasarkan rapor yang kami pegang, mungkin tidak lebih dari 40%. dari skuad kemarin yang jumlanya 28, ya yang bertahan mungkin 11 atau 12 pemain," kata Haruna usai menjadi narasumber dalam diskusi yang bertajuk 'PSSI Harus Baik' di Graha Pena Surabaya, Senin (17/12). Hingga kemarin, Laskar Sape Kerrab sudah baru mengikat tiga pemain dari skuad lama, ialah Greg Nwokolo dan Zah Rahan Krangar. Terbaru adalah Alfath Fathier yang memiliki satu tahun kontrak dan satu tahun kontrak optional. "Ada beberapa pemain yang signing (tanda tangan, red) di rumah.  Salah satunya adalah Alfath Fathier. Alfath yang diisukan kemana-kemana, sore ini menandatangani kontrak dengan Madura United. Ada satu tahun dan satu tahun optional, jadi dua tahun (kontrak)," sambungnya. NYAMAN - Greg masih merasa nyaman di Madura United FC, serta memiliki ikatan kontrak sampai tahun 2020.   Sedangkan Greg Nwokolo masih memiliki ikatan kontrak sampai tahun 2020. Berbeda dengan pemain nomer punggung 29 ini yang hanya memperpanjang satu musim saat dikonfirmasi, dia mengatakan senang bisa berada di klub ini. Kendati demikian, delapan hingga sembilan pemain lainnya masih tanda tanya. Dan, manajer yang pernah menjadi Ketua Asprov PSSI Jawa Timur ini enggan membocorkan. Menurutnya, perlahan-lahan informasi transfer akan diumumkan. Status - Fabiano Beltrame masih dalam proses pindah kewarganegaraan untuk bisa kembali menjadi bagian Madura United FC.   Pria yang memiliki usaha kayu di Lamongan itu melanjutkan, satu pemain yang masih lampu kuning ialah Fabiano Beltrame. Bek tersubur di Liga 1 2018 ini, nasibnya masih tergantung dengan status kewarganegaraannya. Bek berpaspor Brasil tersebut akan diperpanjang kontraknya jika berstatus pemain naturalisiasi. Dan, ia sedang proses pindah menjadi warga Indonesia yang sudah dipersiapkan sejak awal bulan Desember lalu. "Ada program lain Fabiano ini yang mungkin di luar rencana normal. Fabiano ini akan diproyeksikan dia sebagai pemain lokal. Kami sudah mulai urus mulai awal bulan kemarin untuk dinaturalisasi. Jika sudah naturalisasi, akan menjadi bagian dari Madura United," sambungnya. Sampai saat ini, Madura United FC baru merekrut satu pemain. Adalah gelandang asing Dane Milovanovic yang sudah berkostum loreng merah putih dua tahun setengah.*** Daftar Pemain Sementara Dane Milovanovic (2 tahun kontrak) Greg Nwokolo (2 tahun kontrak) Zah Rahan Krangar (1 tahun kontrak) Alfath Fathier (satu tahun kontrak dan satu tahun kontrak optional)
Bukti Kesetiaan dan Dedikasi
Madura United Jarang Bongkar Pasang Pemain Lokal Mengarungi kompetisi 2018, Madura United tidak banyak melakukan perekrutan pemain lokal. Sebagian besar pemain lokal, adalah pemain yang sudah menjadi bagian dari Madura United sejak musim sebelumnya. Baik musim 2016 maupun 2017. Bahkan, jika merunut dari proses rekruetmen komposisi pemain lokal hampir tidak ada perombakan daripada musim sebelumnya.Berikut rangkuman perjalanan Madura United selama musim 2018: Bongkar pasang pemain di tim peserta Kompetisi Liga 1 Indonesia, adalah hal yang lumrah. Sebab, itu absah di dunia profesionalisme sepakbola. Bagi Madura United, untuk bongkar pasang pemain, sejatinya hampir tidak dilakukan perombakan besar, utamanya untuk komposisi pemain lokal. Terdapat 7 pemain lokal yang sudah bersama Madura United sejak tahun 2016.Jumlah tersebut tergolong besar untuk satu tim. Karena, sejatinya selain 7 pemain yang sudah bersama Madura United sejak tahun 2016, juga terdapat 5 pemain yang sudah bersama Madura United sejak tahun 2017 lalu. Praktis, di musim kompetisi 2018 ini, skuad Madura United untuk komposisi pemain lokal tidak mengalami perubahan besar.Pendatang baru di skuad Madura United di musim 2018 hanya terdapat 6 pemain saja, yakni Benny Wahyudi, Satria Tama, Alfath Fathir, Irsan Lestaluhu, Imam Bagus Kurnia dan Lucky Wahyu. Para pendatang baru tersebut, khusus untuk Alfath Fathir, Irsan Lestaluhu dan Imam Bagus Kurnia adalah pemain yang direkrut untuk memenuhi persyaratan 5 pemain U22.Selain 6 pemain tersebut, Madura United juga menambah satu pemain lokal untuk posisi belakang, Junda Irawan. Pemain asal Malang tersebut bergabung dengan Madura United seiring dengan dipanggilnya Rifad Marasambessy ke Timnas Indonesia U19 dalam waktu lama. Sementara para pemain yang biasa berposisi di wing bek, sebagian dalam kondisi cedera dan sudah mulai terjerat dengan hukuman akumulasi kartu.Proses bongkar pasang pemain lokal Madura United musim ini, hanya terjadi pada posisi penjaga gawang. Angga Saputra yang berstatus sebagai Anggota TNI ditarik ke PS Tira dan Madura United mendapatkan pengganti Ravi Murdiyanto. Praktis, selama putaran kedua musim 2018 hanya terdapat dua pemain lokal yang masuk dalam skuad Madura United.“Madura United menjadi tim yang sangat saya cintai. Sulit bagi saya untuk berbagi hati selama 3 tahun bersama tim ini,” ucap Slamet Nurcahyo, pemain lokal yang paling sering mendapatkan tempat dalam setiap pertandingan Madura United.Jika merunut dari proses pembentukan tim di tahun 2016, tepatnya sebelum Madura United terjun di ajang kejuaraan Piala Gubernur Kaltim edisi pertama 2016 lalu, Engelberd Sani, Slamet, Herry Prasetyo dan Munhar adalah empat pemain yang bergabung dengan Madura United sejak hari pertama pembentukan tim. Asep Berlian, meski bergabung dengan Madura United sebelum pelaksanaan PGK 2016, baru bergabung dengan Madura United setelah skuad bergabung di Batu guna menjalani pemusatan latihan. Sementara Bayu Gatra dan Guntur Ariyadi, keduanya bergabung dalam skuad Madura United setelah pelaksanaan PGK 2016. Pada saat pelaksanaan PGK, Bayu masih tercatat sebagai bagian dari skuad Sriwijaya Fc dan Guntur Ariyadi masih berstatus sebagai pemain Barito Putra.“Saya faham dan mengetahui dedikasi para pemain yang sudah lama bergabung dalam tim Madura United. Catatan karier mereka bersama kami di Madura United adalah catatan yang sulit bagi kami untuk diabaikan,” ulas Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi. (bersambung) Pemain Lokal Madura United yang masuk sejak tahun 2016Slamet Nurcahyo, Munhar, Bayu Gatra, Herry Prasetyo, Guntur Ariyadi, Engelberd Sani dan Asep Berlian, Angga Saputra (dilego ke PS Tira dengan Ravi Murdiyanto) Pemain Lokal Madura United yang masuk sejak tahun 2017Fachruddin W Aryanto, Rifad Marasambessy, Andik Rendika Rama, Rizky Dwi Febriyanto, Tanjung Sugiarto Pemain Lokal Madura United yang masuk sejak tahun 2018Satria Tama, Benny Wahyudi, Alfath Fathir, Irsan Lestaluhu, Imam Bagus Kurnia, Lucky Wahyu Paruh Musim 2018 Junda Irawan, Ravi Murdiyanto (Lego Angga Saputra dari ke PS Tira)
Sempat Terancam, Fabiano Garang Musim Ini
Madura United FC - Bek asing Madura United FC Fabiano Beltrame membela tim ini sudah sejak 2016. Namun, musim 2018 menjadi karir terbaiknya setelah mengabsahkan diri sebagai bek terproduktif di Liga 1 2018 via sembilan gol yang disarangkannya. Sebelumnya, 1 hanya mencetak tiga gol per musim. Di balik suksesnya musim ini, stoper berkebangsaan Brasil tersebut sejatinya hampir terdepak musim ini bersama Laskar Sape Kerrab. itu terlihat dari rekrutan anyar OK Jhon yang bertipikal pemain bertahan. Ditambah lagi, manajmen klub kebanggsaan warga Pulau Garam mencoba bek berpaspor Serbia Sasa Kolunija. Dia pun masuk dalam rombongan tim kala jalani turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) II 2018. Jika pemain jangkung tersebut resmi diikat oleh tim yang menjuarai Suramadu Super Cup (SSC) 2018. Slot pemain asing waktu itu sudah habis, dan kemungkinan besar pemilik nomer punggung 15 itu akan terhempas. Namun, manajer tim Haruna Soemitro dengan tegas mengumumkan slot asing sudah penuh pada 09 Maret lalu. Adalah, milik Zah Rahan Krangar, Alberto Antnio da Paula, Fabiano Beltrame, dan Nuriddin Davrononv yang masuk slot pemain asing Asia. Sontak, eks Kapten Persela Lamongan ini menjawabnya dengan tampil impresif selama satu musim. Ia tidak hanya tangguh dalam bertahan, tapi bisa jadi solusi dikala pemain Madura United FC mandul di depan gawang lawan. Kini, tim sudah resmi dibubarkan. Fabiano juga sudah dalam kondisi free transfer. Namun, ia dengan tegas mengucapkan masih ingin bertahan jika manajemen mebutuhkan tenaganya. "Ya masih tetap di Madura (United FC), masih ingin tetap, tapi tergantung manajamen akan mempertahankan saya atau tidak," bebernya saat dihubungi. Saat ini, manajemen dan Presiden Klub Achsanul Qosasi masih dalam tahap mengevaluasi komposisi musim ini. Dan, tidak ada satu pun yang sudah jelas akan dipertahankan untuk mengarungi musim depan.***
Skenario 8 Pemain Asing Gagal Berjalan Sesuai Rencana
Madura United FC - Awal Kompetisi Liga 1 2018, Madura United mematok target tinggi sebagai juara. Guna mencapai target tersebut, Madura United merencanakan komposisi tim The Dream Team dan saingan utama jika menilik pada komposisi skuad di awal kompetisi adalah Sriwijaya Fc dan Persija Jakarta. Sayangnya, rencana tersebut gagal berjalan dengan baik setelah dalam perjalanan, komposisi skuad mengalami banyak ujian.Rencana The Dream Team adalah bagian dari perjalanan Madura United musim kompetisi 2018. Namun, The Dream Team yang direncanakan gagal berjalan sesuai rencana karena banyak faktor.Madura United mengusung target tinggi di Kompetisi Liga 1 musim 2018. Juara, adalah target yang dipasang. Hal itu, jelas Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi sebelum launching di lakukan, melihat dari proses pembentukan tim dan agresifitas Madura United dalam berburu pemain di bursa tranfers.Target tinggi tersebut, memang tak lepas dari rencana komposisi skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab. Madura United mengawali dengan rencana akan menggunakan sebanyak 8 pemain asing. Yakni, 4 pemain asing murni sesuai dengan slot yang ditetapkan oleh Operator kompetisi. Yakni, 3 pemain asing non asia dan satu pemain asing asia. Sementara 4 pemain asing lainnya, adalah 4 pemain asing yang sudah naturalisasi. Yakni, Greg Nwokolo, Cristian Gonzales, Onorondie Kuggebe (OK) John dan Raphael Maitimo.Semula, sebagaimana disampaikan Direktur PT PBMB Ziaul Haq untuk komposisi pemain asing, nama Fabiano Beltrame menjadi pemain yang dipertimbangkan karena Madura United sempat melakukan komunikasi dengan Viktor Igbonevo dan Hamka Hamzah. Sementara untuk komposisi pemain asingnya terdiri dari Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, Patrick N’Koyi, dan Nuriddin Davronov.Sayangnya, rencana awal harus buyar setelah Patrick N’Koyi gagal memberikan menjawab Ekspektasinya bersama Madura United. Sementara di sisi lain, komunikasi dengan dengan Viktor Igbonefo dan Hamka Hamzah juga tidak berjalan mulus. Madura United akhirnya mengubah rencana pembentukan tim. Nama Fabiano Beltrame tetap menjadi bagian dari Madura United dengan memperkuat komposisi lini depan untuk pemain asing yang direncanakan akan diisi Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, dan Nuriddin Davronov untuk mengisi slot pemain asing asia. Noura : Noruddin Davronov atau yang akrab disapa dengan nama Noura menjadi salah bagian dari slot pemain asing Laskar Sape Kerrab pada kompetisi 2018. Sayangnya, skenario kedua tersebut juga gagal berjalan dengan baik. Marcel Sacramento justru tergoda dengan memilih pindah ke Persipura Jayapura. Sementara opsi mendatangkan kembali Peter Odemwingie masih masih tarik ulur antara kedua belah pihak. Peter masih bimbang antara kepastian tetap menjadi pemain atau memilih opsi lain dalam perjalanan kariernya.Puncaknya, Peter Odemwingie menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan kembali bermain di Indonesia dan memilih untuk menjadi pemandu bakat pemain asing dengan memberikan refrensi bagi Madura United terhadap pemain yang dibutuhkan Madura United.Tanpa Peter Odemwingie dan Marcel Sacramento dan Patrick N’Koyi yang sebelumnya sudah pasti dipulangkan, Madura United akhirnya harus kembali mengawali proses seleksi pemain asing. Terdapat Alejandro David Fiorina Racca (Argentina), Stevan Markovic (Montenegro), dan Lamjed Chehoudi (Tunisia) dan juga Sasa Kolunija dan disusul dengan kedatangan Alberto Antonio de Paula.Rangkaian perjalanan proses pembentukan untuk mencari slot pemain asing, akhirnya disudahi dengan menetapkan Fabiano Beltrame, Zahrahan Krangar, Nuriddin Davronov dan Aloeberto De Paula sebagai pengisi slot pemain asing. Komposisi tersebut direncakana akan dikombinasikan dengan pemain asing yang sudah naturalisasi terdiri dari Greg Nwokolo, Raphael Maitimo, OK John dan Crisitian Gonzales.Dalam perjalanan kompetisi, komposisi the dream team tidak berjalan sesuai rencana. Crustian Gonzales memutuskan pindah ke PSS Sleman, sementara Raphael Maitimo seringkali harus berhadapan dengan cedera yang dialaminya. Lalu bagaimana dengan OK John?. Pemain yang bersiteri perempuan asal Manado tersebut seringkali harus mengalami pertandingan dari bangkui cadangan dan bahkan seringkali tidak masuk dalam rencana permainan pelatih Miloir Seslija.Pindahnya Gonzales ke PSS Sleman, menjadikan komposisi pemain “asing” Madura United tinggal 7 pemain. Jumlah tersebut terus berkurang seiring dengan proses evaluasi kontribusi pemain dengan hanya menyisakan “lima” pemain asing saja, yakni Fabiano Beltrame, Zahrahan Krangar, Nuriddin Davronov yang kemudian digantikan dengan Milad Zeynedpour, dan Alberto De Paula yang kemudian digantikan Mohammadou Samassa.“Rangkaian perjalanan yang penuh dnegan ujian tersebut, kita sebut sebagai tahun “sial” bagi Madura United. Tetapi, apapun hasilnya dalam perjalanan selama kompetisi 2018 ini, harus disyukuri,” ucap Presiden Klub Madura United, saat membubarkan skuad 2018.*** Skenario 1Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, Patrick N’Koyi, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John,. Rapahel Maitimo, Gonzales Skenario 2Fabiano, Peter Odemwingie, Marcel Sacramento, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John,. Rapahel Maitimo, Gonzales Skenario 3Fabiano, Peter Odemwingie, Zahrahan, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John, Rapahel Maitimo, Gonzales Skenario 4Fabiano, Alberto De Paula, Zahrahan, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John, Rapahel Maitimo, Gonzales
Zahrahan Stabil Bersama Madura United
AQ: Sangat Mungkin Dia Tetap di MaduraTiga tahun sejak Madura United resmi diakuisisi, para pemain asing Madura United silih berganti datang. Dari 4 slot maksimal pemain asing yang bisa dimiliki setiap tim peserta kompetisi Liga 1, di skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, hanya terdapat 1 pemain yang secara konsisten tetap bersama Madura United, Fabiano Beltrame. Sementara pemain asing lainnya, silih berganti keluar masuk.Sejatinya, memang sempat ada nama Dane Milovanovic. Pemain yang berstatus pemain asing asia yang berasal dari Australia tercatat bersama Madura United selama satu setengah musim. Tepatnya, saat pelaksanaan TSC tahun 2016 full satu musim.Kemudian pada pelaksanaan Liga 1 musim 2017, pemain yang mengenalkan selebrasi unik itu sempat harus istirahat bersama Madura United dengan digantikan Cameron Watson. Namun, Dane beruntung dalam proses pendaftaran terakhir pemain di paruh musim kedua, kembali lagi bersama Madura United setelah Watson gagal memberikan performa terbaiknya bersama Madura United.Bagaimana dengan persiapan tim musim depan?. Pasca skuad Madura United musim kompetisi 2018 dibubarkan, manajemen Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab masih belum mengumumkan secara resmi rencana rekrutmen pemain. Hingga kini, mereka sebagaimana disampaikan Manajer Madura United Haruna Soemitro masih fokus melakukan evaluasi atas raport seluruh pemain di musim lalu.“Kita akan lebih hati-hati dalam proses rekruetmen pemain nantinya. Pengalaman musim lalu, sudah harus melakukan bongkar pasang pemain di awal musim cukup menjadi pelajaran. Sementara ini, klub masih menunggu agenda resmi dari PSSI tentang kejuaran dan kompetisi yang akan dijalankan nantinya,” ulas Haruna. Terlama - Zahrahan Krangar sangat mungkin bisa mengikuti jejak Fabiano Beltrame yang dalam tiga musim beruntun menjadi bagian dari Madura United. (Foto - HWCP MUFC) Kendati demikian, dari catatan perjalanan tim selama musim kompetisi 2018 ini, Zahrahan Krangar sangat mungkin bisa mengikuti jejak Fabiano Beltrame yang dalam tiga musim beruntun menjadi bagian dari Madura United. Hal itu, merujuk pada progres dalam menjalani kompetisi musim ini.Zahrahan, tercatat sudah menjalani sebanyak 33 pertandingan bersama Madura United. Yakni, 31 pertandingan di Liga 1 dan 2 pertandingan di Piala Indonesia. Dalam catatan selama 32 pertandingan bersama Madura United di Liga 1, Zahrahan tercatat sebagai penyumbang 6 gol atau hanya berselisih 3 gol dari Fabiano Beltrame yang bertindak sebagai top skorer Madura United musim ini. Zah, nama panggilannya juga menyumbang 8 assist selama musim ini, dan catatan tersebut menjadi catatan assist terbanyak yang dilakukan satu pemain di skuad Madura United.“Zahrahan sangat bagus bersama Madura United. Dia konsisten dan tentunya penting bagi Madura United mengapresiasinya,” ungkap Presiden Klub Madura United tanpa mau menyebutkan apakah Zahrahan menjadi salah satu pemain yang akan tetap bersama Madura United musim depan.Selama ini, selain Fabiano yang stabil bersama Madura United selama 3 musim, dan Dane yang sempat mengisi skuad Madura United dalam dua musim, terdapat nama-nama pemain asing yang tidak bertahan lama di skuad Madura United. Hanya segelintir pemain yang tercatat bertahan dalam satu musim, yakni, Erick Weeks Lewis dan Pablo Aracil di skuad tahun 2016. Kemudian terdapat Peter Osasze Odemwingie di skuad tahun 2017 dan Zahrahan Kranggar di musim 2018.Sementara pemain asing lainnya, silih berganti. Sebagian sudah gagal menunjukkan performa terbaiknya sebelum kompetisi bergulir, dan sebagian hanya bermain dalam paruh musim saja. Di musim 2017 lalu, terdapat nama Boubacar Sanogo yang masuk dalam skuad Madura United menggatikan Redouane Zerzouri. Sebelum Redouane bergabung, Madura United sempat menggandengan Luiz Junior Carlos.Sementara di musim 2018, justru lebih banyak pemain yang silih berganti, dimulai dari Marcel Sacramento, Patrich N’Koyi, Alberto Antonio De Paula dan kemudian berganti dengan Mohamadou Samassa.***Data Fakta JumlahGol 6Assist 8Pelanggaran 25Dilanggar Lawan 35Kartu Kuning 5Kartu Merah 0Akurasi Tembakan 49Akurasi Operan 79Akurasi Umpan Silang 43Sukses Dribel 73Sukses Tekel 70

Gallery