Potensi Skuad Muda Calon Bintang Masa Depan

Madura United FC - Madura United memiliki banyak pemain muda untuk musim 2020, terutama di usia 21 tahun ke bawah. Sejumlah pemain muda tersebut berpotensi akan menjadi bintang masa depan skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab atau Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Dari sekian banyak pemain muda, enam diantaranya mempunyai peluang yang cukup besar melihat kualitas dan sepak terjang di tim yang berbasis di Pulau Garam ini, seperti Syahrian Abimanyu, Kadek Raditya Maheswara, Moch Kevy Syahertian, Erik Gamis Sanjaya, Maulana Romadhon, dan Fadillah Nur Rahman.

Rising Star U21

Di usia 21 tahun, tiga pemain Abimanyu, Kevy, dan Kadek yang pintu menuju kejayaannya terbuka lebar. Selain memiliki kualitas, mereka kerap kali mendapatkan menit bermain.

Sejatinya, nama Abimanyu dan Kadek sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Keduanya alumnus Timnas Indonesia Junior. Bahkan, duo pemain muda itu selalu menjadi pilihan utama saat nangkring di Tim Garuda Muda.

Tidak sebatas di Timnas Indonesia, Abimanyu juga kontisten menghiasi starting line-up Madura United sejak musim 2019. Sedangkan, Kadek kerap kali menjadi super-sub skuad arahan Rahmad Darmawan ini.


Sementera itu, Kevy namanya mulai mencuat di kompetisi domestik tertinggi Indonesia setelah mendapatkan kesempatan debut di Liga 1 2019 ketika timnya bertamu ke markas Arema FC.

Kendati tumbang di Stadion Kanjuruhan Malang, saat itu winger keturunan Madura itu menunjukkan kecepatannya hingga membuat fullback Arema FC kala itu Alfin Tuasalamony kerepotan.

Pasca-debut, Kevy sering menjadi super-sub hingga musim 2020. Di tahun ini, dia sudah mencatatkan sepasang gol saat tour Malaysia ke gawang Terengganu FC dan turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (PG Jatim) ke gawang Persik Kediri yang sekaligus menjadi gol penyelamat timnya.

“Tentu butuh perjuangan, tidak singkat seperti yang terkadang orang pikirkan,” ujar Kevy.

Rising Star U19

Di U19, Madura United memiliki tiga nama yang tengah mengambil ancang-ancang menjadi bintang masa depan, seperti Fadillah dan Madhun atau Maulana Romadhon yang masih berusia 18 tahun, serta Erik yang baru berusia 19 tahun.

Jam terbang Fadillah telah tinggi, terutama setelah membawa Timnas Indonesia U16 menjadi juara Piala AFF 2018. Bahkan, dia masuk proyeksi Timnas Indonesia U20 yang tengah bersiap menatap Piala Dunia U20 2021. Sayang, dia gagal masuk skuad yang berangkat pemusatan latihan di luar negeri.

Berbeda dengan Madhun dan Erik yang meniti karir dari Madura United Football Academy (MUFA). Lalu, dia promosi ke Tim Senior sekaligus menjadi proyeksi masuk slot U20 seiring dengan regulasi setiap Tim liga 1 2020 wajib memasukkan minimal dua pemain di line-up.

Setelah inten latihan bersama Slamet Nurcahyo dan kolega, kemampuan Erik dan Madhun meningkat. Pada laga uji coba terakhir, Erik dapat menyumbangkan satu assist dan Madhun bermain bagus hingga mengundang pujian dari Manajer Madura United Rahmad Darmawan.

“Ini masih proses dan saya harus terus belajar. Semoga bisa menjadi pemain Madura United yang inti ke depannya, saya akan bangga sebagai orang Madura,” ujar Madhun.***