Trend Positif Dejan di Madura United

8 Pertandingan Tanpa Kalah, Kembali Diuji di 8 Besar Piala Indonesia

Madura United FC - Perjalanan Madura United sejak dilatih Dejan Antonic, Madura United tercatat sudah menjalani sebanyak 8 pertandingan beruntun dengan menghadapi 6 tim berbeda. Yakni, menghadapi Cilegon United kandang-tandang, Sriwijaya FC kandang-tandang, Timnas Indonesia U22, PSS Sleman, Persija Jakarta dan Borneo FC.

Dari 8 pertandingan  yang telah di jalani skuad bernama alias Laskar Sape Kerrab, berhasil dijalani dengan hasil positif tanpa sekalipun tersentuh kekalahan. Yakni, lima pertandingan berhasil dimenangkan dan tiga pertandingan berakhir imbang.  Meski memiliki catatan  yang positif, Dejan Antonic mengungkapkan bahwa timnya saat ini masih terus berproses untuk terus lebih baik.

“Kami masih akan terus  berbenah dengan tim ini. Semua yang sudah dijalani adalah proses awal untuk berusaha lebih baik lagi. Puji Tuhan  tim ini selalu menjalani pertandingan dengan hasil positif, sehingga tim ini bisa masuk di 8 besar Piala Indonesia dan Piala Presiden,” ucap Dejan Antonic.

Pelatih asal Serbia tersebut menguraikan, sejatinya timnya masih mencari berbagai bentuk komposisi dalam mempersiapkan menjalani kompetisi panjang dan beragam pertandingan nantinya. Diakuinya, komposisi skuad yang saat ini diprediksi akan selalu mendapati pemain absen, utamanya jika agenda Timnas Indonesia dijalankan.

“Dalam beberapa pertandingan,  ada komposisi pemain berbeda yang kami turunkan. Mereka terus menunjukkan kekompakan di tim ini dan selalu dalam kondisi siap untuk dimainkan. Ini adalah hal postitif karena kedepan, kami akan jalani kompetisi dengan durasi sampai 34 pertandingan tanpa henti,” imbuh pria  yang mengaku sangat ingin bisa meraih titel juara bersama Madura United.

Dalam menjalani 8 pertandingan tersebut,  perubahan mendasar terjadi saat menghadapi Persija Jakarta dan Borneo FC di babak penyisihan Grup D Piala Presiden, dimana tim berbaju kebesaran harus mulai beradaptasi dengan kehilangan pemain-pemain seniornya yang dipanggil Timnas.

Kendati harus tampil dengan komposisi yang sangat pincang, yakni empat pemain yang bisa menjadi pilihan dari 11 pemain yang bisa diturunkan sejak menit awal absen, Madura United berhasil menahan imbang  juara bertahan Piala Presiden 2018 Persija Jakarta dan menang 1-0 atas Borneo FC.

“Ada banyak pilihan dari perkembangan tim ini. Kami akan terus fokus dalam mempersiapkan tim ini untuk kompetisi dan juga pertandingan 8 besar Piala Presiden ini. Manajemen dan para pemain menganggap semua pertandingan yang  harus dijalani Madura United sama-sama pentingnya, meski prioritas utamanya adalah Kompetisi Liga 1,”  pungkas Dejan.***