Angin Segar Bagi Tiga Putra Daerah

Madura United FC - Persiapan delapan tim peserta Piala Gubernur Jawa Timur (PG Jatim) 2020 kian mepet. Alhasil, laga pertama turnamen pra-musim tersebut bakal mempertemukan Madura United kontra Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin (10/2/2020) sore.

Guna mengarungi turnamen yang dihelat ke-13 musim ini, Manajer Pelatih Madura United Rahmad Darmawan membocorkan, bakal mendaftarkan 30 skuad yang dimilikinya. Termasuk empat pemain berdarah Madura yang promosi musim ini.

Dan 30 punggawa tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini, tiga pemain diantaranya masih jalani pemulihan cedera, seperti winger asing Emmanuel Oti Essigba, gelandang asal Aceh Zulfiandi, dan bek asal Indonesia timur Fandri Imbiri.

Kendati demikian, RD tetap mengikutsertakan ketiganya. Lantaran, dia menjelaskan, saat beberapa pemain dari yang cedera itu pulih dan memungkinkan bertanding, bisa mendapatkan menit bermain di pra-musim ini.

Sejatinya, fullback muda Madura United Samuel Crhistianson Simanjuntak baru kembali fit kondisinya. Dia 'jatuh' sakit dan telah absen selama dua hari latihan Madura United. Namun, dia sudah kembali berlatih di SGB, Rabu (5/2/2020) malam.

Kami sekarang memiliki 30 pemain. Semuanya akan kami daftarkan di Piala Gubernur Jatim. Memang, masih ada beberapa pemain yang masih cedera, seperti Zulfiandi, Oti dan yang lainnya. Tapi jika memungkinkan main dan pulih, nanti bisa kami coba,” terangnya.

Di samping itu, janji juru taktik Madura United bakal memberikan menit bermain kepada Slamet Nurcahyo dan kolega. Hal itu memberikan angin segar tersendiri bagi tiga putra daerah Fawaid Ansory, Dhimas Bagus Pangestu, dan Muhammad Syafiir Ridoni yang belum jalani debut bersama tim senior di pra-musim ini.

Berbeda dengan winger keturunan Pamekasan, Madura, Moch Kevy Syahertian yang bermain saat tour Malaysia. Bahkan, dia menyarangkan sebiji gol ke gawang Terengganu FC Malaysia, Minggu (26/1/2020) malam.

Menurut RD, jajaran pelatih tengah menghitung-hitung kemungkinan bermain semua anak asuhnya dalam tiga pertandingan penyisihan grup ini. Atau, saat melaju ke babak selanjutnya.

”Turnamen ini untuk memberikan jam terbang kepada semua pemain, agar mesinnya bisa panas sebelum kompetisi. Penting bagi kami mencoba semua pemain. Ini saya dan pelatih yang lain sedang mendiskusikan timing menurunkan mereka semuanya," pungkasnya.***