Kevy Tidak Percaya Bisa Cetak Gol Saat Melawan Tim Asal Malaysia

Madura United FC - Performa Moch Kevy, pemain Madura United Elite Pro Academy yang dipromosikan dalam skuad senior Madura United, terlihat sangat pesat. Meski masih berstatus sebagai pemain belia di skuad Laskar Sape Kerrab, Kevy langsung menjadi sorotan berkat satu golnya ke gawang Terengganu FC pada pertandingan ujicoba terakhir Madura United dalam tour Malaysia pada Minggu malam (26/1/2020).

Satu gol yang dicetak eks pemain Madura United U20 itu disambut antusias oleh seluruh pemain dan ofisial tim Madura United. Sementara Kevy, justru sempat terperangah dan bahkan meneteskan air mata, karena bisa mencetak gol dalam pertandingan uji coba internasional.

“Sempat tidak percaya bahwa saya bisa cetak gol saat bermain di Malaysia. Terima kasih kepada para pemain yang terus support saya selama ini agar saya bisa terus berkembang di tim ini,” ungkap pemain bertubuh terkecil di skuad Madura United saat ini.

Bagi Kevy, dipercaya untuk bermain dalam tour di Malaysia, diakuinva sebagai kepercayaan yang harus dltanggung. Bahkan, Kevy mengaku sempat merasa terbebani karena belum sepenuhnya memiliki rasa percaya diri untuk bermain di ajang internasional.

“Lambat laun saya terus memiliki rasa percaya diri. Awalnya sih memang kikuk dan seperti gemetar saat pertama turun di lapangan permainan. Tetapi teman-teman terus memberikan dukungan pada saya agar bermain dengan sebaiknya jangan sampai merasa minder,” tukas Kevy.

Adalah Greg Nwokolo, diakui hevy sebagai pemaln yang terus memberikan motivasi kepada dirinya. Sebagai kapten tim, Kevy mengakui bahwa Greg sering memberikan masukan saat bermain.

“Kapten bisa menjadi inspirasi. Demikian juga dengan Zahrahan dan pemain lainnya, selalu memotivasi saya agar jangan minder ketika menghadapi lawan,” ucap pemain pencetak gol ke gawang Arema U20 setelah mendapatkan pinjaman sepatu dari kitman tim.

Terhadap performa Kevy yang mulai menunjukkan peningkatan, Manaier Coach Madura United Rahmad Darmawan berharap agar jangan sampai menyanjung Kevy setinggi langit, sehingga dia lupa cara berpijak sebagai pemain sepak bola professional.

“Usianya masih muda dan dia terus berkembang berkat kemauan kerasnya. Apa yang dilakukan malam ini adalah bagian dari proses sebagai pemain sepak bola. Jangan terlalu tinggi melambungkan pujian, karena usianya yang masih sangat muda masih sangat berpeluang untuk meningkatkan kemampuannya.” ulas pelatih yang biasa disapa RD ini.***