Jebolan MUFA Kembali Dipanggil Timnas

Madura United Football Academy - Dalam gelaran Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2019 lalu, Madura United U16 belum membawa pulang hasil yang tidak memuaskan, lantaran gugur dalam penyisihan grup. Namun, salah satu pemainnya kembali memikat hati Tim Nasional (Timnas) Indonesia U16.

Adalah, Febrian Tri Yanto yang pada musim 2016 juga masuk dalam seleksi Timnas Indonesia U16. Sayang, di usianya yang masih 15 tahun, fullback asal Pamekasan itu gagal bersaing.

Sebagaimana tertuang dalam surat PSSI nomor 94/AGB/34/1-2020, Febri kembali mendapat panggilan Tim Garuda muda untuk menjalani training center di Sidoarjo, Jawa Timur, selama 15 hari, mulai 16 hingga 30 Januari 2020.

Pemusatan latihan tersebut guna mempersiapkan Timnas Indonesia U16 untuk mengikuti AFC U16 Championship 2020 pada tanggal 15 September hingga 3 Oktober 2020 di Bahrain.

”Saudara Febrian Tri Yanto untuk hadir pada pumasatan Timnas Indonesia U16,” sebagaimana tertulis dalam surat itu.

Febri mengaku tidak menduga akan mendapatkan pemanggilan Timnas Indonesia U16 kembali atau yang kedua kalinya. Namun, dia mensyukuri atas panggilannya itu. Di samping itu, pemain yang juga bisa beroperasi sebagai winger tersebut meminta sambungan doa terhadap suporter Madura Bersatu dan masyarakat Madura.

”Tidak tahu ya, saya tidak kepikiran bisa dipanggil Timnas (Indonesia U16) lagi. Ya tapi, alhamdulillah, jadi ini kesempatan kedua yang harus saya manfaatkan sebaik mungkin, semoga saja. Bukan hanya keluarga saya, semoga suporter Madura dan masyarakat juga mendoakan kesuksesan saya,” ucapnya.

Dipanggilnya siswa Madura United Football Academy (MUFA) membuat Direktur MUFA Winedy Purwito bersyukur, sebab  akan menjadi motivasi bagi talenta muda yang lain.

Winedy juga menilai, sejatinya sudah melihat potensi Febri sejak memegang MUFA. Alhasil, dia kembali melihat Febri bisa dipanggil Timnas Indonesia U16 kembali.

”Pastinya senang sekali ada salah satu siswa akademi Madura United bisa mendapat panggilan Timnas (Indonesia U16) ya. Ini akan menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan generasi di bawahnya, bahwa dengan akademi ini semua anak memiliki peluang,” pungkasnya.***