Sepak Terjang Madura United dari Pertama Berdiri Sampai Tahun ke-4

Madura United FC - Keluarga besar Madura United berbahagia pada Jumat (10/1/2020) hari ini, lantaran tengah berusia 4 tahun. Ditambah lagi bertepatan dengan hari kelahiran Presien klub Achsanul Qosasi.

Dulu pada 10 Januari 2016, tim ini mulai pertama kali berdiri langsung dapat perhatian dari kontestan kompetisi domestik tertinggi Indonesia. Adalah, mengikuti tunamen Piala Gubernur Kaltim 2016.

Momen tersebut tidak disiasiakan oleh tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini. Tak ayal, jika mampu tembus grand final. Walaupun, di partai puncak harus menyerah atas Borneo FC. Akan tetapi, capaian tersebut menjadi pembuktian awal bagi tim yang berbasis di Pulau garam ini.

Dengan demikian, Madura United langsung diperhitungkan oleh tim-tim yang saat itu sedang menjalani turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Sebab, Liga 1 belum digulirkan setelah dibekukan oleh FIFA.

Meskipun persaingan ketat, Madura United berhasil menempati posisi ketiga, setelah mampu memenangkan 18 pertandingan, tujuh kali imbang, dan hanya sembilan kali menelan kekalahan.

Memasuki musim 2017, Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan memulai persiapan dengan mengikuti dua kali turnamen, yaitu Magelang Cup dan Cilacap Cup. Hebatnya, dari dua turnamen tersebut mampu merenggut gelar juara pertama.

Dan, Madura United juga sukses tembus perempat final turnamen paling bergengsi di Indonesia Piala Presiden. Saat itu kalah di babak 8 besar melalui titik putih atas bali United FC.

Pada musim tersebut juga, skuad arahan Rahmad Darmawan tersebut mengikuti kompetisi domestik Indonesia yang pertama, dengan nama Liga 1. Start di kompetisi juga cukup memuaskan dengan bertengger di posisi kelima.

Sedangkan, pada musim 2018, Madura United menggelar turnmen Internasional Suramadu Super Cup (BBC) 2018 sebagai rangkaian Anniversary Madura United. Tim kuat di Indonesia seperti Persela Lamongan dan Persija Jakarta turut diundang, serta satu tim kuat asal Malaysia Kedah FA.

Madura United tampil bringas di trofeo tersebut, ditambah lagi dihelat di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), yang selalu dipenuhi suporter. Tak ayal, jika momen tersebut bisa ditaklukkan.

Selain SSC 2018, Madura United juga tetap konsisten lolos perempat final Piala Presiden yang sudah capainya musim 2017. Konsistensinya di pra-musim menghantarkan Madura United tetap berada di 8 besar Liga 1.

Berbeda dengan musim 2019, Madura United mulai memecahkan mitos selalu tersungkur di perempat final Piala Presiden. Namun, musim kemarin, tim tersebut melenggang menjadi juara ketiga bersama.

Tidak sebatas capaian tersebut, Piala Indonesia yang diikuti sejak musim 2018 hingga 2019 juga mampu diatasnya, dengan menjadj juara tiga bersama.

Begitu juga dengan kompetisi Liga 1, Madura United mampu kembali ke posisi lima seperti yang dicapainya pada musim 2017.***