Kesan Oti Pertama Kali di Indonesia

Madura United FC - Musim 2020, Madura United melakukan rekrutan yang mengejutkan dengan mendatangkan winger Emmanuel Oti Essigba. Bukan lantaran sang pemain berasal dari Ghana, namun karena usianya baru menginjak 23 tahun dan sudah malang melintang di kompetisi benua Eropa.

Bahkan, pesepakbola yang akrab disapa Oti itu, juga pernah menjadi pemain Tim Nasional Ghana untuk kelompok usia 17 tahun. Tapi, dia tidak menempati posisi winger, melainkan sebagai striker. Momen tersebut, pertama kalinya menjadi serang targetman.

Kami sempat menemuinya di Surabaya, Rabu (9/1/2019) siang, berkesempatan mengorek lebih dalam tentang pemain yang akan mengenakan nomor punggung 11 di Madura United itu. Mulai dari kesan pertama mendarat dan tinggal di lndonesia hingga tekad kuatnya bersama tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu.

Bagiamana kesanmu tinggal pertama kali di Indonesia?

Indonesia negara yang sempurna. Semua orang suka komunikasi. Meskipun tidak semua orang bisa berbahasa Inggris, tapi ini tetap memudahkan bagi saya.

Apakah ada masalah dengan cuacanya?

lya. cuacanya sangat panas dan sangat berbeda dengan di Eropa. Itu saya rasakan satu pekan ini, tapi saya akan Iihat beberapa pekan ke depan.

Bisa mempengaruhi performa?

Tidak. Saya tidak sepaham (jika menghambat performa). Saya pikir hanya sedikit berbeda. Di sini itu lebih panas dari Afrika.

Melihat makanan di Indonesia, apakah kamu kesulitan beradaptasi?

Ada satu makanan di Indonesia yang saya sangat suka. Itu saya katakan nasi goreng, tapi tidak tahu nama aslinya. Nasi dengan ayam, telur. Saya sudah makan itu dan sangat suka.

lya (sudah pernah makan seperti itu sebelumnya), di Ghana kami juga punya makanan itu, tapi mi sedikit berbeda. Di sini lebih banyak rempah-rempahnya dan tidak terlalu di Afrika. Tapi keduanya saya suka.

Saat memutuskan untuk menerima pinangan Madura United, apakah kamu sudah tahu tentang klub ini?

Jujur ya, saya tidak tahu tentang Madura United. Meskipun, agen saya datang ke saya dan bicara ke saya soal Madura United. Jadi, saya buka google dan mencari tahu di situ. (ternyata) Madura United adalah tim yang sangat besar yang selalu mencoba untuk memenangkan kompetisi setiap musim.

Saya pikir, ini bagus bagi saya untuk ada di sini. Iya, saya sangat senang bisa ada di sini.

Apa yang ingin kamu sampaikan untuk suporter Madura United yang antusias menyambut bergabungnya kamu?

Terima kasih kepada mereka untuk sambutan yang hangat. Saya mau menyampaikan, saya senang bisa ada di sini. Saya akan akan melakukan yang terbaik untuk klub, saya akan bertarung untuk klub. Saya akan lakukan segalanya yang memungkinkan.

Siapa pemain yang pertama kamu kenal di Madura United?

Pertama yang saya tahu Greg (Nwokolo). Dia cerita tentang Madura, tentang suporter, dia bicara juga ke saya agar melakukan yang terbaik, lakukan segala yang mungkin, lakukan yang saya bisa. Para suporter akan menyukai saya.

Apakah keberadaan Greg yang sama-sama berdarah Afrika membantu adaptasi kamu?

lya (membantu adaptasi saya). Dia telah berada di sini (Indonesia) cukup lama. Dia tahu Iiga ini dan tahu tentang Madura United. Harapan saya bisa membantu saya banyak (untuk adaptasi).

Saya belum pernah bermain dengan mereka dan saya belum bertemu sebelumnya juga. Bagaimana beradaptasi itu diperbanvak di latihan nanti. Kami punya satu bulan pra-muslm. Di pra-musim ini, saya harus mencobanya yang tidak mungkin untuk tahu lebih dan beradaptasi.

Madura United memiliki banyak pemain muda, sebagai pemain muda yang telah memilki banyak pengalaman, apa yang bisa kamu share kepadaa mereka atau ada saran?

Di sepakbola, jika kalian ingin sukses, harus kerja keras. Kalian harus percaya kepada Tuhan dan harus rendah hati, girang (berbahagia) juga. Kalian tahu, itu (jika tidak rendah hati) akan membuatmu turun, jika rendah hati akan meningkat performanya. Hanya jadi rendah hati dirimu. Kerja keras dan percaya kepada tuhan (jika tidak rendah hati) juga akan membunuh permainanmu, jika sombong tidak bagus, lebih baik rendah hati.

Setiap Musim Madura United selalu menargetkah juara, apakah kamu punya misi sama musim ini?

Kalian tahu bahwa tidak bisa menciptakan masa depan. Masa depan dalam ketentuanNya. Tuhan segalanya dalam hidup. Kami hanya bisa melakukan yang memungkinkan. Kami akan ambil keuntungan di setiap pertandingan perlahan-Iahan. Dia akhir. kalian bisa Iihat bagaimana capaiannya.***