Ditutup Main Cantik dan Hasil Apik

Madura United FC menutup Kompetisi Shopee Liga 1 2019 dengan raihan tiga poin. Kemenangan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu, diraih di malam pesta juara Bali United di Stadion Kapten l Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (22/12/2019) malam.

Dua gol Madura United, diciptakan dua Strikernya, Aleksandar Rakic di menit 34 dan Alberto Goncalves di menit ke-38. Gol pertama dicetak Rakic setelah menerima umpan terobosan dari Diago Assis. Gol kedua, ganti Rakic yang memberikan umpan lop manja, lalu dikonversi menjadi gol oleh Alberto Goncalves.

Kalah sebagai juara saat mengakhiri kompetisi, tidak hanya dialami Bali United. Pada musim kompetisi 2017 Ialu, Bhayangkara FC yang sudah bertitel juara sebelum berakhirnya kompetisi, harus takluk atas Persija Jakarta 2-1 di laga terakhirnya.

Dengan raihan itu, Pelatih Madura United Rasiman bersyukur. Terlebih, kemenangan tersebut didapatkan lewat permainan yang cantik.

“Pertama syukur Alhamdulillah, Madura (United) bisa menutup kompetisi ini dengan tiga poin. Permainan dan semangat anak-anak tadi di lapangan mencerminkan pejuang, mereka memberikan tontonan yang bagus lewat permainannya yang cantiki Ini patut disyukuri dan membuat liburan dengan tenang,” ujar Rasiman.

Kemenangan tersebut, juga begitu berkesan bagi kiper Madura United M. Ridho Djazulie. Sebab, dia dapat mencatatkan clean sheet melawan sang juara Liga 1 2019 di depan publiknya.

Palang pintu terakhir bernomor punggung 20 itu sudah lama tidak merasakan clean sheet. Terakhir, saat Madura United menang atas Tira Persikabo di pekan 25.

Namun Ridho enggan jumawa. Yang paling penting baginya adalah berkontribusi membawa Madura United bisa menutup kompetisi dengan kemenangan.

“Alhamdulillah, kami bisa menang, kami bisa happy ending. Ini yang ditekankan oleh Pak AQ (Presiden Madura United Achsanul Qosasi). Kami mempersembahkan ini untuk beliau. Soal clean sheet itu bonus saja,” pungkasnya.***