Modal Menawan Hadapi Laga Pamungkas

Madura United FC tidak butuh waktu lama untuk bangkit dari kekalahan atas Persija Jakarta, Jumat (13/12/2019) malam. Pasalnya tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini dapat menundukkan PSIS Semarang 3-2 di Stadion dr. H. Soebroto Magelang, Selasa (17/12/2019) malam.

Laga sempat diwarnai saling berbalas gol. PSIS Semarang mampu unggul lebih awal lewat tendangan-bebas Jonathan di menit 8. Namun, Madura United bisa membalikkan lewat sepasang gol Slamet
Nurcahyo dan Alberto Goncalves.

Sejatinya, Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang itu bisa menyamakan kedudukan lewat gol kapten tim Wallace melalui titik putih. Tapi, gol Beto di menit 86 bisa membuat tim tuan rumah gigit jari.

Dengan raihan tiga poin itu, Kapten Madura United Slamet Nurchayo yang menyumbangkan sebiji gol itu langsung merasa seperti menang di final.

“Kemenangan tadi saya saksikan sendiri wajah pemain, pelatih, Official, suporter dan semuanya herbahagia. Seolah-olah ini kemenangan di final. Setelah kemarin (Jumat 13/12/2019) sedih lawan Persija bisa segera kembali tersenyum,” ujamya.

Sebelumnya, kekalahan atas Persija Jakarta membuat mental pemain sedikit down. Lantaran, skuad Madura United merasa dirugikan lewat tiga penalti dalam kurun waktu 28 menit.

Tambahan tiga poin tersebut membuat mental skuad Madura United kembali kuat, kata striker Madura United Alberto Goncalves, kemenangan itu menjadi modal bagus ladeni Bali United FC, Minggu ,(22/12/2019).

Ditambah lagi, laga tersebut bakal menjadi pertandingan pamungkas Liga 1 2019 dan bakal menjadi penyerahan tropi terhadap Bali United FC sebagai juara kompetisi domestik tertinggi Indonesia.

Teman-teman mentalnya yang sempat down kembali bangkit, kembali kuat lagi. Ini bagus bagi kami untuk lawan Bali United nanti," pungkasnya.***