Rendika Betah di Madura United

Madura United FC - Musim 2019 tinggal hitungan hari dan kompetisi Liga 1 2019 sudah tinggal tiga pertandingan. Pasca itu, bursa transfer akan kembali dibuka, namun bek sayap Madura United Andik Rendika Rama masih betah berkostum Madura United.

Fullback bernomor punggung 6 di Madura United ini menceritakan masih ingin bermain untuk tim dengan warna kebanggaan loreng merah putih di musim 2020.

“Bagi saya Madura United masih menjadi prioritas di musim 2020 nanti. Soalnya saya betah di sini dan nyaman di sini. Saya masih ingin membela Madura,” ujar Rendika Rama setelah jalani latihan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (11 /12/2019) sore.

Betahnya bermain untuk tim berjuluk Laskar Sape Kerrab juga tidak lepas dari rasa kekeluargaan skuad arahan Rasiman di mata mantan bek Persija Jakarta itu. Menurutnya, semua pemain berbaur tanpa pandang bulu dan grup.

”Enaknya di sini itu kekeluargaannya yang saya suka. Semua sering kumpul bersama-sama dan tidak ada jarak antara senior dan junior, yang lama ataupun yang baru. Semuanya bersama-sama. Jadi, bagi setiap pemain dan tim itu nyaman,” bebernya.

Di samping itu, selama tiga musim bersama Madura United, bek sayap asal Gresik tersebut menceritakan, setelah pertandingan biasanya sering kumpul, terutama di kamarnya guna membicarakan kekalahan itu.

Begitu juga pada saat Madura United bisa mendapatkan kemenangan, merayakan raihan tiga poin secara bersama-sama. Serta, mereka sering menganalisis pasca pertandingan baik menang ataupun kalah.

”Iya kalau kumpul itu biasanya yang paling sering setelah petandingan. Kalau kalah, kami bicara bagaimana bisa kalah, seharusnya bagaimana, sering anak-anak kumpul di kamar saya. Kalau menang juga begitu, senang bersama-sama,” jelasnya.

Musim 2019, Rendika Rama menjadi pilihan utama sejak menjalani turnamen awal musim hingga melakoni kompetisi Liga 1 2019. Kondisi itu berbeda dengan dua musim sebelumnya yang masih gantian dengan pemain lain.

”Syukur alhamdulillah ya, sekarang saya main terus tidak ganti seperti musim-musim sebelumnya. Kuncinya ya semangat dan buktikan di lapangan,” tutup Rama.***