Puji Ketegasan Wasit

Presiden Klub Ingatkan, Sepak Bola Bukan untuk Bersitegang

Lima pertandingan terakhir Liga 1 2019, Madura United selalu tumbang, yaitu di tangan Persipuran Jayapura (2-0), Arema FC (2-0), Bhayangkara FC (2-1), Perseru Badak Lampung (3-0), dan Persebaya Surabaya (3-2).

Madura United tidak sebatas terjebak tren negatif dalam lima laga tanpa poin, skoad arahan Rasiman ini juga kesulitan untuk mencetak gol. Bahkan, terdapat serangan tiga tim yang tak kuasa dibendung untuk mencatatkan clean sheet.

Namun, sepasang gol Aleksandar Rakic dan Alberto Goncalves yang tercipta Saat lawan Persebaya Surabaya, Senin (2/12/2019), mendapatkan perhatian positif dari Presiden Madura United Achsanul Qosasi (AQ).

Gol yang tercipta dalam Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) itu, sebagaimana dikatakan AQ, menjadi tanda kembalinya keran gol pemain Madura United.

Namun AQ juga menyoroti atas lahirnya 3 gol dari lawan. Sebab, kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan adalah kedua kalinya selama musim ini.

“Kali ini, kami kalah, bukan karena tidak mencetak gol, tapi kami justru memberikan kesempatan kepada lawan untuk cetak gol atas kesalahan yang tidak perlu,” nilai AQ terhadap hasil akir 2-3 yang dimenangkan Persebaya.

Pertandingan yang berbalas gol tersebut, bagi AQ adalah pertandingan yang sangat enak ditonton. Lebih-lebih, adalah ketegasan wasit Musthafa Umarela yang tidak segan memberikan kartu merah terhadap pelanggaran yang dilakukan pemain Madura United.

“10 Domain Madura United pasti tidak cukup untuk mengalahkan Persebaya. Ketegasan wasit Musthofa Umarella telah memberikan pelajaran berharga untuk pemain. Jangan terulang lagi dan jangan diulang, karena sepak bola itu tempat untuk bersenang-senang, bukan tempat untuk bersitegang,” sambung AQ.

Selama kompetisi Liga 1 berlangsung, dalam tiga pertandingan dengan status sebagai tuan rumah, terdapat tiga pemain yang dikartu merah.

Tiga pemain itu antara lain, Jaimerson Xavier saat menjamu Bali United di putaran pertama lalu. Kemudian Marckho Sandy Meraudje saat Madura United menjamu Persipura Jayapura dan terakhir Greg Nwokolo saat Madura United menjamu Persebaya Surabaya pada 2 Desember kemarin.

Laga yang tercatat di pekan ke 30 Liga 1 2019 tersebut, menjadi bukti kembalinya Alberto Gocalves. Pemain Madura United yang juga striker Timnas Indonesia ini mampu menyumbang sebiji gol. Bahkan. gol itu terjadi dari proses yang ciamik untuk memberikan harapan menang. Sayangnya, harapan itu harus sirna di penghujung pertandingan.

Diketahui, penyerang yang akrab disapa Beto itu telah absen cukup lama lantaran terbekap cedera saat melawan PSM Makassar. Meskipun dirinya masuk line-up saat menjamu Tira Persikabo. namun dalam kondisi cedera.

Pemain berstatus WNI dari proses naturalisasi ini sempat pulih, bahkan mencoba bermain selama 24 menit lawan Persipura Jayapura. Sayang, berkat tekadnya ingin segera merumput, membuatnya kembali cedera dan harus menepi kembali sekitar satubulan.

Kendati demikian, pulihnya striker berdarah Brasil itu dan dibuktikan, dengan sebiji gol, Senin (2/12/2019) lalu, memberikan angin segar terhadap lini serang Madura United. Ditambah lagi, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini masih menyisakan empat pertandingan yang akan dijalani sebagai tim tamu.

"Masih ada empat pertandingan lagi yang harus kita jalani bersama. Kita harus memaksimalkan empat sisa pertandingan dan saya harus kerja keras karena sudah lama tidak main dan sekarang waktunya saya kembali main," pungkas Beto.***