Misi Bangkit dari Keterpurukan

Madura United FC menatap pertandingan pekan ke-29 Liga 1 2019 dengan berbekal hattrick kekalahan. Yakni, atas Persipura Iayapura (2-0), Arema FC (2-0), dan Bhayangkara FC (2-1).

Madura United akan bertamu ke rumah Perseru Badak Lampung di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Rabu (27/11/2019) sore. Meskipun tengah berada di tren negatif setelah hattrick kekalahan, Laskar Sape Kerrab memiliki modal berharga dari 3 pertandingan tersebut, Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan unggul dalam penguasaan bola.

Selain penguasaan bola, catatan umpan sukses skuad arahan Pelatih Rasiman unggul dari tiga lawannya itu. Catatan tertinggi saat menjamu Bhayangkara FC, yaitu 406 berbanding 127 umpan sukses.

Tak ayal, Rasiman menjadikan kedua catatan bagus itu sebagai kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan.

Meskipun kami kalah tiga kali beruntun, sejatinya kami masih unggul di penguasaan bola dan umpan kami sukses-sukses. Itu harus kami pertahankan lawan (Perseru Badak) Lampung nanti. Madura (United) harus bangkit dan bisa mengakhiri tren negatif ini di sana,” tutur Rasiman.

Guna memuluskan misinva, Rasiman menjelaskan, telah mengantongi catatan dari tiga hasil minor itu. Dan, dia mengaku sedang berupaya untuk menyelesaikan sebelum kick off pada Rabu (27/11/2019) besok.

”Kami sudah bicarakan catatan kami dari hasil tersebut (evaluasi hattrick kekalahan). Ini sedang diupayakan untuk segera selesai sebelum lawan Perseru Badak Lampung, nanti akan bermain lebih baik,” tuturnya.

Penyerang sayap Madura United David Laly menegaskan, timnya tidak terbebani hasil negatif itu untuk menatap laga kontra Perseru Badak Lampung.

”Tidak terbebani, kami sudah terus berbenah. Nanti akan kembali berusaha untuk bisa lebih baik,” pungkasnya.***