Cara Bakmaz Curi Perhatian Suporter

Madura United FC memiliki satu pemain asing yang baru merumput di Indonesia, yaitu Ante Bakmaz. Dia menempati posisi bek, seperti pemain asing lainnya Jaimerson Xavier. Namun, Jaime sudah tercatat masuk musim keduanya.

Merumput di Indonesia, Bakmaz berkostum Madura United dan masuk pada putaran kedua, setelah tim berjuluk Laskar Sape Kertab ini kehilangan Fachrudin W Aryanto yang pindah ke Persija Jakarta. Dalam skuad arahan Rasiman ini, stoper berpaspor Australia itu memiliki peran vital. Ditambah lagi, Madura United kehilangan bek lokal Fandri Imbiri yang harus menepi hingga akhir musim.

Musim pertamanya di Indonesia, Bakmaz tidak sebatas mencuri perhatian dari segi penampilan. Akan tetapi, dia sudah mulai fasih berbahasa Indonesia. Bahkan, dia sering belajar dan kerap komunikasi menggunakan bahasa nasional itu.

Di samping itu, Bakmaz mempunyai kebiasaan yang tidak lazim dilakukan oleh rekan setimnya. Dia sering melamparkan jerseynya terhadap suporter yang berada di tribun.

Menurut Bakmaz, langkah melempar jersey pasca pertandingan itu tidak terlepas dari hasratnya ingin lebih dekat dengan Suporter Madura Bersatu, selaku pendukung Madura United, baik saat laga kandang ataupun tandang.

“Saya baru di sini (Indonesia), tapi saya senang tinggal di sini bersama kalian dan mereka semua di keliling saya. Saya menyukai mereka. Lempar jersey itu agar saya bisa lebih dekat saja dengan suporter yang selalu mendukung saya dan teman-teman,” ungkapnya.

Selain itu, Bakmaz menjelaskan, jersey tersebut sebagai hadiah bagi suporter yang rela meluangkan waktu untuk hadir langsung ke stadion guna memberikan dukungan moril.

“Mereka sudah datang ke sini, jadi selain lihat pertandingan, saya berikan hadiah jersey saya untuk mereka. Jadi, datang ke stadion mereka tidak hanya menanti kemenangan, tapi saya juga yang selalu menghampiri mereka,” pungkasnya.***