Cerita Asep Usai Laga Kontroversial

Madura United FC - Dua penalti kontroversial yang didapat Borneo FC ketika melawan Madura United, Rabu (18/9/2019) sore di Stadion Segiri Samarinda, terus jadi perbincangan hangat di jagat publik sepakbola nasional. Utamanya, karena ada momen pemain Madura United menunjukkan Video rekaman melalui handphone.

"Waktu itu wasit menyampaikan, oke kita lihat video, Ayo lihat Video,” ungkap Asep berlian, kapten tim Madura United pada pertandingan tersebut.

Bagi asep, dua momen lahirnya hukuman oenalti terekam sangat jelas di mata dirinya. ia menegaskan bahwa dirinya melihat langsung jika bola sudah keluar lapangan dalam proses lahirnya hukuman penalti pertama.

Asep yang juga jadi pihak yang mengalami lang dalam proses lahirnya pinalti kedua mengaku, terpaksa mengalah, karena mengantisipasi gejolak lebih besar di luar pertandingan, sekaligus pertanggungjawabana profesionalitas sebagai pesepak bola, bahwa pertandingan dinyatakan selesai saat wasit meniup peluit panjang.

Sebelum wasit menunjuk titik pinalti pertama, Asep menegaskan bahwa dirinya dan pemain di dekatnya sudah diam, karena bola nyata-nyata sudah keluar dari garis pinggir. Meski sempat menyampaikan protes, Asep menegaskan, para pemain menerima agar pertandingan terus berlanjut dalam kondisi nyaman.

Kejadian berikutnya, tepatnya 10 menit seusai hukuman pinalti pertama, wasit Nusur kembali menunjuk titik putih saat bola dalam penguasaan Asep. Pemain Borneo FC yang berada di belakang Asep tiba-tiba terjatuh.

'"Akhirnya kami diberi penalti yang kedua, penonton pun bisa lihat juga. Lihat sendiri lah. bagaimana saya ambil bola dan disitu memang kami fifty fifty dan dimenangkan oleh saya dan saya niatnya tutup badan lindungi bola," cerita Asep.

Dirugikan yang kedua kali, sontak membuat Asep melontarkan protes bersama rekan satu timnya. Wasit Nusur menantang Asep cs untukmelihat cuplikan ulang. Di saat yang bersamaan, oficial memanggil pemain untuk menyampaikan instruksi ke pinggir lapangan.

Saat itu, Asep juga melihat bersama rekan satu timnya dan semua oficial tayangan ulang melalui handphone milik salah satu wartawan photografer di sebelah kanan stadion.

Kemudian, gelandang asal Bogor itu menunjukkan cuplikan itu terhadap wasit cadangan tapi enggan untuk melihatnya. Dia langsung lari ke wasit utama untuk menunjukkan cuplikan Video itu, tapi kembali ditolaknya.

Justru Nusur mengancam akan menyatakan Madura United walk out jika tidak melanjutkan pertandingan dalam kurun waktu tiga menit. Saat kapten kedua kesebelasan berunding dengan Nusur, wasit asal Jakarta itu tidak kembali mengajak melihat Video seperti yang ditantangkan sebelumnya.

Demi memegang profesionalitasnya, Asep mementingkan sepakbola Indonesia dan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab yang tengah dibelanya, dengan melanjutkan pertandingan, meskipun Nusur belum menjilat ucapannya sendiri.

"Dia bilang saat saya melontarkan protes ke wasit, dia bilang 'Oke kami lihat video,' tapi kenyataannya, saat kami ajak lihat Video dia tidak mau dan mengelak. Kami diminta berkumpul agar para pemain tenang dan setelah wasit menolak menerima tantangannya ya udah kami diskusikan apakah akan melanjutkan pertandingan atau tidak. Keputusannya ya tetap melanjutkan," pungkasnya.***