Berawal Dari Mimpi, Hingga Masuk Madura United U20

Madura United U20 - Berawal dari jatuh cinta terhadap film yang berjudul ‘Tendangan Si Madun’, winger Madura United Abd. Ghafur Ramadana mulai menyimpan asa menjadi pemain sepakbola profesional. Momen tersebut terjadi saat dia duduk di bangku sekolah dasar (SD).


Akan tetapi, bomber yang familiar disapa Ghafur itu tidak langsung bermain sepkbola. Dia meniti karir dari kemampuan juggling dan freestyle.

“Awal saya bermain sepakbola di kampung halaman sejak kecil, dan mulai mencintai dari sejak SD karena menonton film Si Madun. Awalnya saya tidak bisa bermain, kemampuan dasar hanya sekedar bisa jugling dan freestyle,” ceritanya.

Terus mulai akrab dengan bola, pria asal Sampang ini memutuskan untuk masuk Sekolah Sepakbola Pesad saat dia sudah masuk sekolah menengah pertama (SMP).

Meski baru berusia 13 tahun saat itu, kemampuannya terus meningkat yang puncaknya dia mampu menghantarkan PS. Pesad menyabet gelar juara dalam kompetisi antar pelajar.

“Masuk ke SSB (Sekolah Sepakbola) Pesad pada saat SMP kelas VII (tujuh). Waktu itu saya masih umur 13 tahun, dan mulai mengikuti kompetisi sepakbola antar SMP dan Alhamdulillah berhasil menjadi juara 1,” sambungnya.

Baru tahun 2017, winger kelahiran 2 Desember 2000 itu resmi menjadi bagian dari klub profesional Liga 3, yaitu Pamekasan FC. Meski memulai dari klub Liga 3, dia tetap mensyukurinya.

“2017 saya berhasil masuk Pamekasan FC U17 dan kali pertama berhasil menjadi bagian dari tim yang levelnya bisa dikatakan tidak biasa dan alhamdulillah saya sangat bersyukur waktu itu karena merupakan titik mula dari perjalanan karir saya,” beber Ghafur.

Skillnya kian matang dan kini mampu menghantarkannya masuk skuad Madura United U20 yang tengah berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U20 2019.

Bahkan, putra dari pasangan Moh Ali dan Saptantri Dewi ini mampu menjadi pahlawan lewat kontribusi gol ke gawang PSIS Semarang U20, ketika timnya tertinggal 2-1 di Stadion Gelora Madura.

“Saat ini setelah saya berhasil masuk menjadi bagian dari Madura United U20, saya bangga karena bisa menjadi bagian dari apa yang dicita-citakan oleh Presiden Klub Madura United, yaitu bisa mengharumkan nama besar Madura dan keinginan beliau untuk mengembangkan putra-putra daerah,” pungkasnya.***