Proses Terjal Meraih 1 Tropi

Madura United FC - Kans Madura United mendapatkan tropi musim ini terdapat 2 jalan, yakni Piala Indonesia dan Liga 1 2019. Menurut Pelatih Kepala Dejan Antonic, jika tim ini mendapatkan 1 tropi musim ini sudah bagus.

Akan tetapi, guna mewujudkan mimpi tersebut harus melewati jalan terjal. Tim yang dijuluki Laskar Sape Kerrab masih harus melewati 6 pertandingan di Piala Indonesia dengan berhasil menapaki kaki di perempat final.

Namun, untuk melaju ke babak selanjutnya harus melewati tantangan berat. Bagimana tidak, Persebaya Surabaya yang menjadi rintangan di babak 8 besar, serta kedua tim itu tengah ditunggu PSM Makassar di babak semi final. Jika mampu melaju ke babak final, Persija Jakarta atau Borneo FC yang siaga menghadang.

Begitu juga dengan kompetisi domestik tertinggi Tanah Air yang akan kick-off sejak 15 Mei ini. Greg Nwokolo dan kolega masih harus melewati 34 pertandingan yang terbagi menjadi 2 putaran.

Kendati demikian, Dejan menjelaskan, Slamet Nurcahyo Cs butuh proses serius untuk merebut satu tropi musim ini. Dia tetap optimistis bisa mewujudkan mimpi tersebut yang belum pernah diraih sejak tim ini berdiri (tropi kompetisi resmi).

“Semua tim ingin juara, Madura United juga ingin juara. Kami juga ingin juara, tapi ini tetap butuh proses. Kami harus kerja keras sekira 40 pertandingan dari Piala Indonesia dan Liga (1 2019). Tapi, saya tetap optimistis satu tropi bisa diraih. Saya tidak di sini jika pesimistis,” terangnya.

Optimisme taktikal yang pernah menangani Timnas Hongkong itu tidak terlepas dari tren bagus anak asuhnya. Pasalnya, sejak Januari lalu, tim ini hanya kalah 2 kali dan mampu tidak terkalahkan beruntun 9 pertandingan.

Torehan tersebut, kata Dejan, memberikan suntikan motivasi terhadap jajaran pelatih, semua pemain, dan para suporter. Dia mengaku, dengan semangat bersama-sama ini akan mengantarkan ke mimpi juara.

“Kemarin kami pernah tidak kalah sejak Januari di Piala Indonesia. Baru kalah di semi final lawan Persebaya. Tapi itu menjadi semangat semua tengah bersemangat; pelatih, pemain suporter, manajemen, semua semangat dan berjalan bersama untuk juara,” tandasnya.***