Bahagia Karena Bisa Jadi Pemersatu di TPS

Madura United FC - Jadwal padat latihan yang dijalani para pemain Madura United, utamaya yang berstatus sebagai pemain lokal tidak menyurutkan mereka dalam menunaikan kewajibannya sebagai warga Indonesia. Mereka menyempatkan diri untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ada banyak cerita bagi para pemain yang pada Pemilu kali ini harus melakukan pemilihan sebanyak 5 lembar kertas suara. Yakni, Pemilihan Presiden, DPR RI, DPR Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD RI.  Bukan hanya rumitnya memilah kertas suara, status para pemain sebagai publik figure lapangan sepakbola juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemilih yang datang ke TPS. Berikut kami rangkum aktivitas 6 pemain Madura United saat menggunakan hak pilihnya di TPS masing-masing.

GREG NWOKOLO

Pemain  ini,  tercatat sebagai Warga Negara Indonesia melalui proses naturalisasi. Greg, sapaan akrabnya menggunakan hak pilihnya di dekat  kediamannya di  Surabaya. Kedatangan Greg yang akan menunaikan kewajibannya sebagai pemilik suara, langsung mendapatkan serbuan dari  pemilih dan  Panitia Pemungutan  Suara yang meminta berswafoto.

“Para petugas dan calon pemilih  sama-sama warga negara Indonesia yang menjalankan kewajiban mereka masing-masing. Saat mereka meminta berfoto dengan saya, saya layani karena saya senang dan mereka juga sangat senang.  Bagian dari cara saya menghibur mereka yang antre dan capek bertugas,” ucap Greg

Terhadap penggunaan hak suaranya dalam menentukan pilihan, Greg enggan menyebutkan siapa yang dipilihnya. Hal itu, ucap Greg “Itu rahasia dan hanya aku dan Tuhan yang tahu. Saya berharap pilihan aku sudah sesuai dengan rencana Tuhan.”

FACHRUDDIN W ARIYANTO

Pemain asal Yogyakarta ini, menggunakan hak pilihnya di kampung halamannya. Tepatnya di TPS Dusun Koripan, Desa Cetan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah

“Saya milih di Klaten. Tadi saat sampai di sana sekitar jam 9.30 (WIB). Rame sekali tadi di TPS saya. Saya sudah biasa ketemu sama mereka dan berbincang dengan tetangga-tetangga saya.” Ucap Fachruddin

“Yang pasti saya tadi sudah memilih yang terbaik menurut saya tanpa ada intervensi dari pihak siapapun. Saya mengikuti apa kata hati saya.” Imbuh Fachruddin

Pada pemilu kali ini, Fachruddin  mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengalami kesulitan dalam menggunakan hak pilih dan memilah kertas suara. Sebab, jelas pemain bernomor punggung 26 tersebut dirinya sudah sering  menggunakan hak suaranya di TPS.

ANDIK VERMANSYAH

Penyerang sayap Madura United Andik Vermansyah ikut serta menggunakan hak pilihnya. Saluran pilihan politik pemain yang berposisi sebagai striker tersebut dilakukan di TPS Kali Judan Surabaya. Kedatangan Andik ke TPS tersebut, menjadi salah satu hiburan bagi calon pemilih dan petugas pemungutan suara. Bagi Andik, diakui kehadirannya ke TPS adalah moment yang sulit dilupakan karena melakukan pemilihan secara bersamaan antara memilih calon Presiden dan Partai Politik di semua tingkatan.

“Saya sangat bahagia hari ini, karena bisa mengikuti pemilihan di Surabaya. Sambutan warga juga sangat baik sangat akrab, mereka salin menghibur dan tidak ketegangan dalam pemilihan di TPS tempat saya memilih. Saat mereka meminta berfoto, bagi saya niatannya ini adalah moment untuk terus menjaga persaudaraan meski yang  datang ke TPS berbeda pilihan”  ucap pemain bernomor punggung 30 di Madura United.

ALFATH FATHIER

Bek sayap yang kerap kali berposisi sebagai winger Alfath Fathier menggunakan hak pilihnya di Bandung, tepatnya di TPS  yang terletak di Jalan Andir Rajawali Bandung. Bagi Alfath, pada pemilu kali ini, dirinya mendapatkan kesempatan untuk bernostalgia dengan teman seusianya yang sebagian berbeda profesi dengan Alfath.

“Tadi banyak teman-teman yang dekat dengan Alfath sejak kecil. Jadi tadi ceritanya jadi nostalgia sambil berangkat bareng ke TPS,” ucap pemain yang sudah bergabung dengan Madura United sejak 2018 lalu.

“Bagi Alfath, pemilu kali ini bukan semata-mata menggunakan hak pilih.  Bersyukur teman-teman  sangat akur meski sebagian ada yang berbeda pilihan.  Itu juga sama saat bermain sepakbola, meski berbeda klub dan harus  menjadi lawan di lapangan, usai  pertandingan adalah teman,” imbuh Alfath.

ANDIK RENDIKA RAMA

Pemilik nomorpunggung 9 di Madura United Andik Rendika Rama hadir di TPS 002 Desa Setro, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

“Bersama keluarga tadi. Iya bersama anak juga biar mengajari anak sejak dini untuk tidak golput,” ucap pemain asal Gresik ini.

“Harapan, saya siapapun yang terpilih nanti kami tetap satu, yaitu Indonesia. Saya juga sudah memilih dan ini bisa menjadi inspirasi bagi yang masih golput juga.”

GUNTUR ARIYADI

Pemain multi posisi milik Madura United Guntur Hariyadi mengikuti pemilu di TPS 18 Desa Betet, Kecamatan Pesantren, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

“Saya tadi bersama-sama dengan keluarga dan anak-anak saya yang masih belum bisa memilih. Ini saya ajak mereka untuk mengajari menggunakan hak pilih. Harapannya tentu semoga pelaksanana pemilu kali ini berjalan lancar hingga akhir nanti dan yang terpilih semoga yang terbaik dan amanah, Amiin.”***