Rivaldi Penasaran Atmosfer Pulau Garam

Madura United FC - CLBK alias cinta lama bersemi kembali antara Madura United dan striker lokal Rifaldi Bawuoh membuahkan tanda tanya tersendiri. Teka-teki dari jawaban tersebut diungkapkan oleh Rifaldi sendiri saat jalani latihan pertama bersama tim yang berjuluk Laskar Sape Kerrab ini.

Dari semua pertimbangan untuk memutuskan pulang ke pangkuan Madura United, penyerang asal Gorontalo itu membeberkan, salah satunya lantaran rasa penasaran terhadap atmosfer laga resmi tim yang berbasis di Pulau Garam ini.

Sebab, bomber yang berusia 28 tahun ini belum sekalipun mencatatkan laga di Liga 1 bersama Madura United pada musim 2020 lalu.

Dari kompetisi yang hanya berjalan tiga pekan, lantaran merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia, dia hanya sekali masuk line-up, tepatnya melawan Barito Putera di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, 29 Februari 2020.

Berbeda dengan sebatas laga di ajang turnamen atau tour Malaysia. Bahkan, dia pernah mencetak gol sensasional ke gawang Johor Darul Takzim (JDT) FC Malaysia.

Sehingga, besar harapan dari mantan pemain PSS Sleman ini bisa mendapatkan kepercayaan berlaga dari Pelatih Madura United Fabio Lefundes. Dia berjanji, akan membuktikan di lapangan dan mengeluarkan semua kemampuannya.

“Saya sangat bersyukur sekali dapat dipercaya di tim ini, karena kemarin sempat di sini dan keluar. ketertarikan daya kembali ke tim ini yaitu kemarinnya belum sempat main di sini, belum sempat merasakan pertandingan, belum sempat kick-off dan belum dapat sentuhan juga di sini. Jadi, mudah-mudahan tahun ini bisa tampil,”tuturnya.

Sebelum berlabuh ke Madura United, Rifaldi mampu membantu Persis Solo menjadi juara Liga 2 dan promosi ke kasta di atasnya, serta berkontribusi terhadap bertahannya PSS Sleman di Liga 1 untuk musim ini.***