Presiden Klub Usaha Wujudkan Jebolan MUFA Masuk Timnas

Madura United FC - Presiden Madura United Achsanul Qosasi menyempatkan waktu untuk meninjau progres pembangunan training ground yang awalnya Stadion R Soenarto Pamekasan, Selasa (28/9/2021). 

Pria yang familiar disapa AQ itu datang ke lokasi didampingi Direktur Utama (Dirut) PT Polana Bola Madura Bersatu (PT. PBMB) Zia Ul Haq, General Manager Madura United Umar Wachdin, tim penanggung jawab pembangunan training ground, serta pimpinan dan pengurus Kelompok Usaha Produktif (KUP) Pojur. 

Saat tiba di lokasi, presiden klub yang disebut M1 di keluarga besar KUP Pojur itu langsung turun ke lapangan utama untuk melihat pertumbuhan rumput jenis Zoysia Matrella. Rumput itu ditanam beberapa pekan lalu.

Selain memantau pertumbuhan rumput, Tokoh Nasional berusia 55 tahun tersebut sembari berdiskusi soal potensi yang bisa digarap di sekitar lapangan utama dan area dalam training ground. Salah satunya seperti pemetaan lapangan mini dan tribun.

Selanjutnya, AQ beranjak ke lantai atas tribun utama sembari melihat pertumbuhan rumput dari ketinggian dan memeriksa dua ruang, yakni ruang VVIP dan konferensi pers. Di situ, mereka juga mendiskusikan potensi area latihan tertutup dengan rumput sintetis untuk antisipasi intensitas hujan tinggi.

Sebelum meninggalkan training ground, Ketua Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary Madura itu juga melihat langsung semua ruangan di lantai bawah, seperti loker room, ruang medis, wasit, perangkat pertandingan, musala, dan sebagainya. Serta, juga mendiskusikan potensi di luar training ground selain untuk dialokasikan sebagai tempat parkir.

AQ juga menegaskan, pembangunan training ground itu sebagai upaya memfasilitasi talenta muda Madura untuk belajar bermain bola dengan benar. Tujuannya, bisa mengorbitkan skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia dari Pulau Garam ini.

“Insya Allah, Desember ini akan selesai, kami akan mulai melakukan perekrutan terhadap potensi-potensi lokal yang ada. Silahkan untuk memanfaatkan rencana madura United ini agar mengajari cara yang benar dalam bersepakbola. Harapkan juga, 2-3 tahun ke depan lahir pemain Timnas Indonesia dari pembangunan fasilitas yang representatif ini,” jelas AQ.

Di samping itu, Madura United juga setiap tahun mempromosikan talenta muda yang masuk Madura United Football Academy (MUFA) ke tim senior, agar mendapatkan pengalaman dan jam terbang di level kompetisi domestik tertinggi Indonesia.***