Jadikan Tekanan Motivasi untuk Bangkit

Madura United FC - Jelang laga lawan PSS Sleman, Madura United tengah dalam tekanan. Pertandingan itu rencananya akan dihelat di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Tekanan yang berseliweran melalui media sosial (medsos), baik postingan pribadi hingga mampir dalam kolom komentar medsos resmi Madura United.

Namun Manajer Madura United Rahmad Darmawan meyakinkan, tekanan tersebut dijadikan motivasi untuk bangkit di pekan keempat nanti. Terlebih, Madura United memiliki keunggulan secara head to head selama bersua PSS Sleman.

Keunggulan itu tercatat saat bertemu PSS Sleman di ajang Piala Presiden 2019 hingga Piala Menpora 2021. Tidak sebatas kemenangan, Madura United juga unggul produktivitas gol, perbandingannya 6:4.

“Pemain tidak masalah. Semuanya siap dan sama-sama mengerti tanggung jawabnya. Tinggal bagaimana nanti persiapannya kami aplikasikan di lapangan. Semua dalam motivasi tinggi dan semangat yang sama ingin bangkit dari kondisi seperti ini,” ungkapnya, Kamis (23/9/2021).

Namun, Gelandang Madura United Asep Berlian mengakui, misi untuk meraih kemenangan pertama di BRI Liga 1 2021 tidak akan mudah. Apalagi lawan tandingnya menjalani tiga laga pertama lebih baik.

Tercatat, PSS Sleman sudah mengemas empat poin dan mencetak lima gol. Bahkan, posisi PSS Sleman lebih dari pada Madura United di papan klasemen sementara.
 
Asep juga melihat, Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic pernah menangani Madura United. Dia beranggapan, sedikit banyak memahami peta kekuatana individual pemain.

“Tapi, mau tidak mau harus menang, atau kami akan semakin terpuru. Kami akui PSS jalani tiga laga lebih bagus, namun itu bukan kredit, kami harus menyerah. Siapa yang siap di lapangan itu yang Insya Allah akan memang,” ujar gelandang yang biasa dijuluki Gattuso Indonesia itu.***