Fokus Berbenah Saat Kompetisi Kosong

Madura United FC - Seiring  belum pastinya kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang dihentikan di pekan ketiga bulan Maret lalu, Madura United masih belum menggeber latihan.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor SKEP/69/XI/2020 yang salah satunya berbunyi Liga 1 2020 akan dilanjutkan Februari 2021.

Namun, kepastian tersebut masih dipertanyakan. Sebab PSSI masih belum mengumumkan soal turunnya izin penyelenggaraan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kendati tim masih libur, sembari menunggu kepastian kompetisi, Chief Operating Officer (COO) Madura United Annisa Zhafarina membeberkan kesibukan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu.

Menurutnya, tim tengah berbenah di lingkup internal; terutama di bidang fasilitas, seperti meningkatkan dan memperbarui kualitas Stadion R Soenarto Pamekasan.

Lokasi tersebut sedang dipersiapkan Madura United untuk pembinaan usia dini, yakni Madura United Football Academy (MUFA).

Diketahui, salah satu konsen tim yang berusia empat tahun ini yaitu menyediakan wadah bagi talenta muda, khususnya putra terbaik Madura.

Nisa menyampaikan, dampak dari masa pembenahan fasilitas saat Covid-19 yaitu Madura United tidak dapat memenuhi standar regulasi lisensi klub versi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

“Sejauh ini kan tidak ada pertandingan, kompetisi masih nanti katanya. Jadi, kami lebih memfokuskan untuk berbenah secara internal. Prioritas kami adalah membenahi fasilitas-fasilitas yang ada; jadi tidak bisa dinilai oleh AFC,” ungkapnya.

Kontestan Liga 1 2020 yang mengantongi lisensi AFC hanya Arema FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan PSM Makassar.

Selain berbenah, Nisa juga menuturkan bahwa Madura United juga baru saja menerima pelajar magang.

“Ini kontribusi kami untuk pendidikan di tengah Covid-19,” pungkasnya.***