Catatan Perjalanan Stoper-Stoper Madura United

Madura United FC - Madura United sejatinya sudah berdiri sejak 10 Januari 2016. Namun, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini mengikuti kompetisi Liga 1 sejak musim 2017.

Kendati demikian, tim yang berbasis di Pulau Garam ini telah ikut turnamen pengganti kompetisi di musim pertamanya, yakni Torabika Soccer Championship (TSC). Di event tersebut, tim mampu meraih posisi ketiga di klasemen akhir.

Dalam perjalanan Madura United di kompetisi, tim tidak sebatas mengandalkan pemain penyerang untuk membobol gawang lawan. Namun, juga banyak gol yang diceploskan center-back.

Sejak mengikuti Liga 1 2017 hingga pekan ketiga musim 2020, tercatat 21 gol sudah tercipta dari pemain stoper, yakni melalui Fachrudin W Aryanto (lokal), Jaimerson Xavier (asing), Munhar (lokal), dan Fabiano Beltrame (saat itu masih asing).

Tidak hanya gol yang sukses diceploskan oleh keempat stopper itu. Akan tetapi, Fachrudin, Jaime, dan Munhar juga menyumbangkan assist sebanyak lima kali.

Uniknya, Jaime memberikan sepasang umpan kunci itu untuk gol mantan striker naturalisasi Madura United Alberto Goncalves. Kedua assistnya itu diberikan melalui umpan crossing layaknya yang dilakukan winger atau fullback.

Akan tetapi, sejauh ini yang masih berada dalam skuad besutan Rahmad Darmawan hanya Jaime dan Fachrudin. Munhar dan Fabiano sudah membela tim lain.

Selain keempat stoper tersebut, sejatinya sejumlah pemain berposisi bek sudah mencicipi mengenakan jersey kebanggaan loreng merah putih itu. Atau, terdapat pemain yang masih berkostum Madura United. Namun, mereka tidak menyumbangkan gol atau assist.

Sebut saja, Ante Bakmaz (keluar), Kadek Raditya Maheswara (masih membela), Guntur Ariyadi (masih membela), Fandry Imbiri (masih membela), dan sebagainya.

Menanti Duet Stoper Lokal dan Asing

Madura United masih mengandalkan duet stopper Jamerson Xavier dan Fachrudin W Aryanto. Keduanya yang terdaftar di kompetisi Liga 1 2020.

Bahkan, kedua pemain tersebut menjadi starter selama tiga pekan ini, serta masih belum tergantikan atau sudah bermain 280 menit.

Namun sayang, kompetisi domestik tertinggi Indonesia telah terhenti sementara seiring dengan merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia. Kompetisi itu masih diwacanakan akan berlanjut Februari 2021.

Hingga pekan ketiga, Si Kumis-julukan dari Jaimerson Xavier itu sudah membukukan gol ke gawang Barito Putera pada laga pertama.

Berbeda dengan Fachrudin yang masih berpuasa gol di musim 2020. Dia juga tidak menyumbangkan sebiji gol untuk Madura United di Liga 1 2019.

“Jaime ingin cetak gol lagi untuk Madura (United). Sudah ingin main bola lagi, rindu sekali. Jaime ingin bawa Madura juara,” ujar Jaime soal mimpinya ingin terus mencetak gol untuk timnya.***