Trial di Madura United, Dian Agus Masih Adaptasi

Madura United FC - Latihan Madura United kemarin sore (31/1) dihadiri wajah baru. Yakni, Dian Agus Prasetya, mantan penjaga gawang PS Barito Putra. Kedatangan pemain yang sudah sarat pengalaman di posisi penjaga gawang tersebut, langsung berjibaku di lapangan latihan.

Bedanya, Dian Agus masih menjalani latihan terpisah yang lebih banyak melahap menu latihan fisik untuk kemudian ikut dalam game internal .

Status Dian Agus di tim besutan Dejan Antonic, sebagaimana disampaikan Manajer tim Madura United Haruna Soemitro, masih trial. Keberadaannya masih dalam proses pemantauan, utamanya dalam proses adaptasi, kebugaran dan kondisi fisiknya.

“Belum, belum kontrak. Sementara Dian Agus bergabung dalam latihan dan masih akan dilihat oleh tim pelatih perkembangan dan kondisinya. Kalau dari rekam jejaknya sebagai kiper memang tidak meragukan, karena sudah biasa bermain di Liga 1 bersama tim-tim lain,” ucap Haruna.

Diakui Haruna, pihaknya tidak bisa gegabah untuk langsung melakukan ikatan kontrak dengan Dian Agus, karena pelatih masih perlu melihat kondisi kesehatan dan kebugaran fisiknya.

Jika Dian Agus nantinya resmi menjalin ikatan kontrak bersama Madura United, praktis komposisi penjaga gawang Madura United akan berisi sebanyak 5 pemain. Yakni, Satria Tama, Mohammad Ridho Jazuli, Rafid Ikhwanuddin dan Fawaid Ansory (promosi dari skuad U19).

Di hari pertamanya menjalani trial bersama Madura United, Kurnia Sandy, pelatih kiper Madura United, menekankan agar segera beradaptasi dengan para pemain Madura United lainnya yang sudah menjalani latihan lebih awal sekira 10 hari sebelumnya.

Secara fisik, Kurnia Sandy belum mau banyak mengomentari kondisi Dian Agus saat menjalani latihan pertamanya. Menurutnya, sebagai latihan pertama, tugas Dian Agus adalah menyesuaikan dengan berbagai menu latihan yang sudah dijalankan oleh para pemain Madura United.

"Kalau dilihat sekarang, saya meklihat Dian Agus belum dalam kondisi siap latihan. Perlu adaptasi latihan dulu lah. Pengalaman kan tidak menjamin, karena kadang yang pengalaman bisa kalah dengan yang semangat. Kalau dia pengalaman tapi tidak semangat, ya tidak bisa," ucap Kurnia Sandy.***