Tim Dibubarkan, Pemain akan Dihubungi Kembali

AQ Ucapkan Terima Kasih untuk Seluruhnya

Presiden klub Madura United FC Achsanul Qosasi bersama manajer tim Haruna Soemitro secara resmi membubarkan tim kemarin lusa usai jalani pertandingan penutup Liga 1 2018 di aula salah satu hotel di Pamekasan.

Pada kesempatan itu, Pelatih Madura United Gomes de Oliviera mengaku senang bisa memberikan kemenangan terakhir. Raihan tiga poin itu, ia persembahkan untuk semua yang tetlibat.

"Saya senang tadi bisa menang, dan ini juga akan menjadi kebahagiaaan bagi kita semua. Terakhir, saya mau mengucapkan terima kasih telah bekerja selama tiga tahun bersama tim ini," ujar Gomes.

Terakhir
Terimakasih : Kebersamaan Tim Madura United FC setelah berlangsungnya proses pembubaran di salah satu hotel Pamekasan.


Selanjutnya, tim secara adminsitrasi dilakukan pembubaran sebagai penanda bahwa ikatan bisnis antara pemain dengan klub sudah usai untuk musim ini. Selanjutnya, jelas Haruna, para pemain maupun semua pihak yang berada dalam tim Madura United masih akan menunggu selesainya laporan secara teknis, keuangan dan adminsitrasi yang akan dilaksanakan oleh manajer ke presiden klub.

"Saya akan mempertanggungjawabkan tim ini dari segi teknis, moral, dan keuangan dan semuanya secara administratif, nanti jika selesai akan ada pemanggilan ulang," kata Haruna.

Begitu juga dengan AQ yang masih ingin melihat statistik penggawa Laskar Sape Kerrab. Dan, ia akan memilah serta memilih yang akan kembali dikontrak untuk mengarungi musim 2019.

"Saya akan minta hasil statistiknya dan akan dilihat kontribusinya selama bersama Madura United. Bagi yang dipandang bisa membantu tim ini lebih baik akan kami panggil kembali," ucap AQ.

AQ juga mengucapkan terimakasih kepada semua pemain dan pelatih yang telah berjuang agar Madura United bisa finish di atas 10 besar, tepatnya di peringkat 7, yang ditandai dengan kemenangan atas Persela Lamongan dan finish peringkat 8 setelah kompetisi resmi usai.

Hasil tersebut, jelas AQ, karena jika sampai Madura United finish di bawah 10 besar sponsor bisa pergi 100 persen jika sampai tim mengakhiri kompetisi dengan posisi di bawah 10 besar dan bahkan sampai terdegradasi.***