Skenario 8 Pemain Asing Gagal Berjalan Sesuai Rencana

Madura United FC - Awal Kompetisi Liga 1 2018, Madura United mematok target tinggi sebagai juara. Guna mencapai target tersebut, Madura United merencanakan komposisi tim The Dream Team dan saingan utama jika menilik pada komposisi skuad di awal kompetisi adalah Sriwijaya Fc dan Persija Jakarta. Sayangnya, rencana tersebut gagal berjalan dengan baik setelah dalam perjalanan, komposisi skuad mengalami banyak ujian.

Rencana The Dream Team adalah bagian dari perjalanan Madura United musim kompetisi 2018. Namun, The Dream Team yang direncanakan gagal berjalan sesuai rencana karena banyak faktor.

Madura United mengusung target tinggi di Kompetisi Liga 1 musim 2018. Juara, adalah target yang dipasang. Hal itu, jelas Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi sebelum launching di lakukan, melihat dari proses pembentukan tim dan agresifitas Madura United dalam berburu pemain di bursa tranfers.

Target tinggi tersebut, memang tak lepas dari rencana komposisi skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab. Madura United mengawali dengan rencana akan menggunakan sebanyak 8 pemain asing. Yakni, 4 pemain asing murni sesuai dengan slot yang ditetapkan oleh Operator kompetisi. Yakni, 3 pemain asing non asia dan satu pemain asing asia. Sementara 4 pemain asing lainnya, adalah 4 pemain asing yang sudah naturalisasi. Yakni, Greg Nwokolo, Cristian Gonzales, Onorondie Kuggebe (OK) John dan Raphael Maitimo.

Semula, sebagaimana disampaikan Direktur PT PBMB Ziaul Haq untuk komposisi pemain asing, nama Fabiano Beltrame menjadi pemain yang dipertimbangkan karena Madura United sempat melakukan komunikasi dengan Viktor Igbonevo dan Hamka Hamzah. Sementara untuk komposisi pemain asingnya terdiri dari Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, Patrick N’Koyi, dan Nuriddin Davronov.

Sayangnya, rencana awal harus buyar setelah Patrick N’Koyi gagal memberikan menjawab Ekspektasinya bersama Madura United. Sementara di sisi lain, komunikasi dengan dengan Viktor Igbonefo dan Hamka Hamzah juga tidak berjalan mulus. Madura United akhirnya mengubah rencana pembentukan tim.

Nama Fabiano Beltrame tetap menjadi bagian dari Madura United dengan memperkuat komposisi lini depan untuk pemain asing yang direncanakan akan diisi Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, dan Nuriddin Davronov untuk mengisi slot pemain asing asia.

nouracan
Noura : Noruddin Davronov atau yang akrab disapa dengan nama Noura menjadi salah bagian dari slot pemain asing Laskar Sape Kerrab pada kompetisi 2018.


Sayangnya, skenario kedua tersebut juga gagal berjalan dengan baik. Marcel Sacramento justru tergoda dengan memilih pindah ke Persipura Jayapura. Sementara opsi mendatangkan kembali Peter Odemwingie masih masih tarik ulur antara kedua belah pihak. Peter masih bimbang antara kepastian tetap menjadi pemain atau memilih opsi lain dalam perjalanan kariernya.

Puncaknya, Peter Odemwingie menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan kembali bermain di Indonesia dan memilih untuk menjadi pemandu bakat pemain asing dengan memberikan refrensi bagi Madura United terhadap pemain yang dibutuhkan Madura United.

Tanpa Peter Odemwingie dan Marcel Sacramento dan Patrick N’Koyi yang sebelumnya sudah pasti dipulangkan, Madura United akhirnya harus kembali mengawali proses seleksi pemain asing. Terdapat Alejandro David Fiorina Racca (Argentina), Stevan Markovic (Montenegro), dan Lamjed Chehoudi (Tunisia) dan juga Sasa Kolunija dan disusul dengan kedatangan Alberto Antonio de Paula.

Rangkaian perjalanan proses pembentukan untuk mencari slot pemain asing, akhirnya disudahi dengan menetapkan Fabiano Beltrame, Zahrahan Krangar, Nuriddin Davronov dan Aloeberto De Paula sebagai pengisi slot pemain asing. Komposisi tersebut direncakana akan dikombinasikan dengan pemain asing yang sudah naturalisasi terdiri dari Greg Nwokolo, Raphael Maitimo, OK John dan Crisitian Gonzales.

Dalam perjalanan kompetisi, komposisi the dream team tidak berjalan sesuai rencana. Crustian Gonzales memutuskan pindah ke PSS Sleman, sementara Raphael Maitimo seringkali harus berhadapan dengan cedera yang dialaminya. Lalu bagaimana dengan OK John?. Pemain yang bersiteri perempuan asal Manado tersebut seringkali harus mengalami pertandingan dari bangkui cadangan dan bahkan seringkali tidak masuk dalam rencana permainan pelatih Miloir Seslija.

Pindahnya Gonzales ke PSS Sleman, menjadikan komposisi pemain “asing” Madura United tinggal 7 pemain. Jumlah tersebut terus berkurang seiring dengan proses evaluasi kontribusi pemain dengan hanya menyisakan “lima” pemain asing saja, yakni Fabiano Beltrame, Zahrahan Krangar, Nuriddin Davronov yang kemudian digantikan dengan Milad Zeynedpour, dan Alberto De Paula yang kemudian digantikan Mohammadou Samassa.

“Rangkaian perjalanan yang penuh dnegan ujian tersebut, kita sebut sebagai tahun “sial” bagi Madura United. Tetapi, apapun hasilnya dalam perjalanan selama kompetisi 2018 ini, harus disyukuri,” ucap Presiden Klub Madura United, saat membubarkan skuad 2018.***

Skenario 1
Marcel Sacramento, Peter Odemwingie, Patrick N’Koyi, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John,. Rapahel Maitimo, Gonzales

Skenario 2
Fabiano, Peter Odemwingie, Marcel Sacramento, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John,. Rapahel Maitimo, Gonzales

Skenario 3
Fabiano, Peter Odemwingie, Zahrahan, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John, Rapahel Maitimo, Gonzales

Skenario 4
Fabiano, Alberto De Paula, Zahrahan, Nuriddin Davronov, Greg Nwokolo, OK John, Rapahel Maitimo, Gonzales