Sanksi Tidak Berlaku di Piala Indonesia

Asep Berharap Tim Terhindar dari Diskualifikasi

Buntut dari insiden Asep Berlian dan Ibrahim Conteh kala Madura United FC menjamu PSIS Semarang, berujung sanksi. Kedua pemain tersebut dijatuhi larangan bertanding dua kali dan denda Rp10 juta oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Gelandang pengangkut air Madura United FC tersebut berharap sanksi itu hanya berlaku di Liga 1. Pasalnya, Laskar Sape Kerrab bakal menjalani 64 besar Piala Indonesia kontra Madura FC di Stadion A. Yani, Kamis (06/12) sore.

"Iya, harapan saya larangannya hanya di Liga 1 dan berlaku di kompetisi ini, tidak merembet ke turnamen atau kompetisi lain. Apalagi, kami akan menghadapi Madura FC Kamis (6/12) mendatang," harap Asep.

Pemilik nomor punggung 4 ini menuturkan, jika sanksi tersebut juga berlaku di Piala Indonesia, ia menegaskan tidak akan bermain agar tim tidak didiskualifikasi atau kalah WO di Liga 1.

Soal kegelisahan Asep, Wakil Ketua Komdis PSSI Umar Husin mengklarifikasi. Ia menegaskan, sanksi hanya berlaku di pekan terakhir Liga 1.

"Tidak berlaku di Piala Indonesia, hanya di Liga 1," jawab Umar saat dikonfirmasi Kabar Madura kemarin pagi.

Di samping itu, Umar mengingatkan klub kebanggaan warga Pulau Garam agar tidak menurunkan Asep selama sanksi dari Komdis PSSI masih mengikat. Atau, tim ini akan kalah WO pada laga tersebut.

Ia mencontohkan tragedi Mitra Kukar yang kalah WO terhadap Bhayangkara FC musim 2017. Kala itu, Laskar Naga Mekes menurunkan Mohamed Sissoko yang dapat nota larangan bermain.

"Jangan coba-caba nanti ente bisa kenak sanksi lagi. Soalnya kadang ada yang pura-pura baru terima atau ini itu. Udah, nanti kenak 3-0," pungkasnya.

Benny Siap Kembali Merumput

bennysiap
Comeback - Benny Wahyudi berpeluang merumput saat laga melawan Madura FC, setelah absen lantaran cedera. (Image : MUFC - HWCP)


Sementara itu, Benny Wahyudi berpeluang merumput lawan Madura FC. Bek sayap Madura United FC itu telah absen sejak timnya menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Jumat (9/11) lalu. Lantaran, terbekap cedera.

Kabar baik kini menghampiri Laskar Sape Kerrab jelang menjalani 64 besar Piala Indonesia 2018-2019. Tim ini akan bertandang ke Madura FC di Stadion A Yani Sumenep, Kamis (06/12) sore.

Angin segar itu berhembus langsung dari pemilik nomor punggung 32 ini. Menurutnya, lawan Madura FC sudah bisa bertanding.

Eks Penggawa Timnas Indonesia tersebut mengucapkan sudah tidak terasa sakit lagi di kakinya. Ia juga mengaku sudah melatih menendang bola saat Fabiano Beltrame dan kawan-kawan ke Serui.

Akan tetapi, bomber asal Malang ini masih menunggu pengarahan tim medis buat bisa berlaga kembali. Dijelaskannya, terkadang rasa nyeri sudah hilang, namun masih belum sembuh total dan berpotensi kambuh.

"Iya ini tinggal tunggu rekom dari Mas Occa (Rehab Trainer Madura United FC Harmun Agussoca). Soalnya, dia yang pantau dan dampingi saya untuk pemulihan selama ini. Coba tanya dia," jawabnya sambil tersenyum ngeyel ala Benny.

Sementara, pria asal Tangerang tersebut masih belum bisa memberioan kejelasan soal kemungkinan Benny merumput. Namun, ia mengakui prospeknya terus membaik.

Occa berjanji akan segera menginformasikan saat ia kembali bertemu eks Pemain Arema FC itu dan kembali menjalani terapi.

Sejatinya, pelatih kepala Gomes de Oliviera masih memiliki stok banyak di posisi bek sayap. Ia bisa memainkan Andik Rendika Rama, Alfath Fathier, Guntur Ariyadi, Rifad Marasabessy, Rizky Dwi Febrianto, dan Irsan Lestaluhu.***