a
Madura United vs Arema FC Gelar Laga Amal
09/27/2018

Hasil Tiket untuk Keluarga Haringga Sirilia

Andai Kompetisi Liga 1 tidak dihentikan sementara,  tanggal 29 mendatang Madura United dijadwalkan menghadapi Persib Bandung. Namun, seiring dengan kejadian yang menimpa Haringga Sirilia pada di halaman Stadion GBLA Bandung beberapa waktu, PSSI menetapkan bahwa kompetisi Liga 1 dihentikan dulu sementara.

Kosongnya waktu pertandingan tersebut, dimanfaatkan oleh Madura United bersama-sama dengan Arema Fc untuk menggelar pertandingan amal. Laga tersebut dijadwalkan akan tersaji di Stadion Kanjuruhan Malang, pada 29 September mendatang.

“Ya, kita sudah sepakti untuk menggelar laga amal untuk mengenang Haringga, bersama-sama dengan Arema Fc. Kebetulan, kita dengan Arema sudah sama-sama saling bertemu di Leg satu dan Leg dua,” ungkap Haruna Soemitro, manajer Madura United.

Laga amal tersebut, sebagaimana disampaikan Sudarmaji, Media Officer Arema Fc hasil penjualan tiketnya sepenuhnya akan diberikan kepada keluarga korban.

“Pertandingan tersebut, kami dedikasikan untuk suporter yang meninggal. Semoga kejadian seperti hal tersebut  tidak terulang lagi,” ucap Darmaji.

Laga Amal tersebut, bagi tim pelatih Madura United sejatinya bisa menjadi keuntungan tersendiri. Utamanya, guna tetap menjaga ritme bertanding para pemain Madura United yang dalam persiapan selama beberapa hari terakhir memang difokuskan untuk  persiapan pertandingan.

“Sangat bagus untuk menjaga ritme bertanding pemain.  Jadwalnya juga sesuai dengan jadwal dan rencana pelatih, kita jadikan sebagai progres dalam mempersiapkan pertandingan sisa,” imbuh Haruna

Kompetisi Liga 1 sendiri, saat ini masih menyisakan sebanyak 11 pertandingan lagi. Jikamerunut jadwal semula, seharusnya pada pertengahan Desember mendatang kompetisi sudah selesai. Namun, seiring dengan penetapan penghentian sementara tanpa batas waktu yang belum ditentukan, kompetisi Liga 1 terancam akan selesai melebihi dari jadwal yang sudah ditetapkan oleh LIB.

“Kita para manajemen klub, dalam posisi menunggu keputusan selanjutnya tentang lanjutan kompetisi.  Banyak skenario yang sangat mungkin diterima klub peserta saat kompetisi dilanjutkan nanti. Jika ingin tetap sesuai jadwal selesainya kompetisi, maka berarti akan terdapat jadwal padat sisa pertandingan. Demikian juga sebaliknya, bisa jadi kompetisi akan selesai melebihi waktu yang telah ditetapkan,” ulas Ziaul Haq, Direktur PT PBMB perusahaan pengelola Madura United.

Jika selesainya kompetisi melebihi dari jadwal yang telah ditetapkan sejak awal, klub peserta diakui Zia, akan menanggung efek harus melakukan perjanjian ulang dengan para pemain yang sebagian durasi kontraknya berakhir pas pada bulan Desember.

“Kepastian akan berjalannya kembali kompetisi dan skenario rencana perjalanan kompetisi penting secepatnya kami dapatkan, karena itu akan berakibat pada keuangan klub peserta,” imbuh Zia.***