Madura United Tidak Bisa Mainkan Alfath

Madura United FC - Nanti Sore Jalani Latihan di Stadion A. Yani Sumenep setelah sempat tertahan di Biak Papua, para pemain Madura United sudah merapat di Pamekasan guna menjalani dua pertandingan dalam waktu dekat ini. Yakni, akan menghadapi Madura FC di Stadion A Yani Sumenep pada 6 Desmeber mendatang dalam ajang babak 64 besar Piala Indonesia.

Selanjutnya, Laskar Sape Kerrabakan menjalani pertandingan terkahir Liga 1 musim ini melawan Persela Lamongan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan pada 8 Desember mendatang.

Usai merapat di Hotel Odaita kemarin siang, sore harinya para pemain Madura United langsung menjalani latihan di SGRP dengan menu latihan pemulihan kondisi fisik pemain yang baru saja pulang dari Papua.

“Kami sedang berupaya untuk membenahi fisik pemain. Dan menjaga mereka agar segera menyesuaikan dengan perubahan jam makan dan jam tidur setelah dari Papua,” ungkap Gomes usai memimpin latihan kemarin sore.

Guna menghadapi Madura FC di Stadion A Yani besok, para pemain Madura United dipastikan akan tetap menginap di Hotel Odaita Pamekasan. Mereka akan bergeser ke Sumenep beberapa jam sebelum kick off pertandingan besok.

Namun demikian, sebagai bagian dari kewajiban sebelum pertandingan, utamanya untuk mengetahui kondisi lapangan tempat pertandingan, para pemain Madura United dijadwalkan akan menjalani latihan resmi nanti sore di Stadion A Yani Sumenep.

Para pemain Madura United akan terus berada di Pamekasan hingga usainya pertandingan melawan Persela pada 8 Desember mendatang. Dua agenda pertandingan yang sangat berdekatan yang akan dijalani Fabiano Bentrame dan kawan-kawan, diakui Gomes, harus disiasati dengan sangat baik agar pemain tetap dalam kondisi bugar dalam menjalani dua pertandingan.

Pada sesi latihan sore kemarin, Zah Rahan Krangar, Greg Nwokolo dan Alfath Fathir tidak ikut bergabung denan alasan berbeda-beda. Zah Rahan harus berangkat ke Singapura untuk memperpanjang visanya.

Sementara Alfath Fathir sebagaimana disampaikan Gomes Olivera, izin sehari karena sedang melakukan perawatan atas cedera bahunya. Selain itu, Alfath memang sudah dipastikan tidak bisa bermain saat lawan Madura FC nanti.Karena pada pertandingan babak pertama Piala Indonesia lalu, tepatnya saat menghadapi Persebo Bojonegoro, Alfath mendapatkan kartu merah.

Absennya Alfath pada pertandingan melawan Madura FC, diakui Gomes tidak berpengaruh terhadap pertandingan melawan Persela Lamongan nanti. Menurut Gomes, pada pertandingan melawan Persela nanti, Alfath bisa bermain.

Kondisi tersebut berbeda dengan Asep Berlian, pemain yang mendapatkan hukuman dua kali pertandingan oleh Komisi Disiplin PSSI, bisa dimainkan saat menghadapi Madura FC di Piala Indonesia.

“Zahrahan hanya sehari untuk memperpanjang visanya. Dia akan segera bergabung dengan tim untuk menjalani dua pertandingan tim ini nanti. Karena dua pertandingan bagi semua pemain di tim ini adalah pertandingan yang sama-sama penting untuk bisa mendapatkan kemenangan,” pungkas Gome.