Lini Belakang Belum Kerja Keras

Madura United FC - Melawan tim kecil, membuat lini belakang Madura United belum mendapatkan ujian berarti. Itu terlihat saat pertandingan persahabatan Madura United kontra PS. Fajar Surabaya di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (23/1) lalu.

Sebagaimana diketahui, sebagai tim besar yang berada di kompetisi tertinggi di Indonesia, Madura United nampak sangat mendominasi dalam pertandingan tersebut. Bahkan, area pertahanan dan gawang yang dijaga M. Ridho Djazulie, seperti tidak mendapat ancaman berarti.

Sehingga, Pelatih Penjaga Gawang Laskar Sape Kerrab Kurnia Sandy menyebut, anak asuhnya tidak mendapatkan banyak pelajaran dalam laga itu. Sebab, tidak ada satu pun tendangan yang mengarah ke gawang.

Terutama babak pertama, Ridho serasa lebih santai di bawah mistar gawang. Bahkan, tiga pemain belakang bisa membantu serangan dan mampu mencetak gol, seperti Alfath Fathier, Jaimerson Xavier, dan Fachruddin W Ariyanto.

Menurutnya, tiga penjaga gawang Madura United, memang mulai mengasah komunikasi dengan para pemain belakang, namun jarang terjadi.

"Khusus kiper, belum bisa saya lihat perkembangannya, yang bisa saya lihat hanya komunikasi dengan pemain belakang, itu pun sangat jarang sekali," nilai Kurnia Sandy.

Kendati demikian, latihan kemarin sore cukup baginya menilai kesiapan anak asuhnya. Sebab, fokus latihan kemarin ialah penyelesaian akhir.

Di samping itu, Pelatih Madura United Dejan Antonic juga memberikan game, satu kiper mendapatkan 20 tendangan. Dalam latihan itu, yang paling banyak kebobolan, dia beri hukuman push up sebanyak bola yang masuk.

"Tadi saya bisa lihat, bagaimana mereka membaca umpan, maksudnya memotong bola. Saat menghadapi syuting, itu butuh kecepatan membaca arah bola," imbuhnya.

Sementara, penjaga gawang muda Madura United, Rafit Ikhwanuddin yang mampu membuat semua pemain bintang push up, berharap kemampuanya tetus meningkat, jelang babak 32 besar Piala Indonesia.

"Kalau saya, semoga terus saja lebih baik dan lebih baik. Jika terus meningkat, paling tidak dapat jam main," tutup Rafit.***