Lima Perusahaan Bergabung Sponsori Madura United

Pertahankan Predikat Pengelolaan Klub Profesional Versi AFC License.

Madura United FC - Perjalanan Madura United musim 2019 mulai tertata dengan matang. Sebelum mengarungi kompetisi, Madura United saat ini sudah merampungkan proses rekrutmen pemain. Hampir 99 persen komposisi skuad Madura United 2019 sudah bergabung di bawah besutan Dejan Antonic.

Dari 25 pemain yang sudah bergabung dengan Madura United, Manajer Madura United, Haruna Soemitro mengungkapkan bahwa kemungkinan penambahan hanya sekitar satu atau dua pemain saja. Lebih tepatnya, jelas Haruna, hanya tinggal menunggu proses naturalisasi Fabiano Beltrame selesai.

“Sudah bisa dinyatakan selesai (proses transfer pemain). Komposisi yang ada akan dioptimalkan kerjasamanya, dan ini sudah harus fokus untuk menghadapi pertandingan-pertandingan terdekat, seperti Piala Indonesia, Piala Presiden dan terpenting di kompetisi nanti,” ulas Haruna.

Pembenahan dari sisi finansial klub juga berjalan dengan sama baiknya, agar terus berdaya dari sisi pendanaan klub. Sponsorship sebagai salah satu sumber pendanaan Madura United dilakukan pembenahan.

Madura United, sebagaimana disampaikan Vice President Madura United, Annisa Zafarina saat ini sudah menjalin kesepakatan sponsorship dengan 5 perusahaan pendukung musim ini. Jumlah tersebut, diakui Annisa, sapaan akrabnya, masih akan bertambah.

“Fiks yang resmi ada 5 perusahaan yang akan menjalin ikatan kerjasama sponsorship dengan Madura United. Kami masih terus melakukan presentasi dengan sejumlah perusahaan untuk menambah mitra sponsor kompetisi 2019,” imbuh Annisa perempuan yang tercatat sebagai anak tunggal Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi.

Musim ini, Madura United dipastikan akan kembali menggunakan appareal dari MBB. Perusahaan appareal asal Kota Bogor tersebut tercatat menjalin ikatan kerjasama dengan Madura United untuk ketiga kalinya bersama Madura United.

Penjualan jersey dan pernak-pernik Madura United melalui Ofisial Distro Madura United juga menjadi sumber pendanaan yang tidak kalah pentingnya dalam membesarkan Madura United.

“Sejak tahun 2016 lalu, tahun 2018 Ofisial Distro Madura United sudah bisa ikut menyumbangkan pemasukan ke Klub. Ke depan, kami berharap sumbangan pemasukan bagi klub bisa terus ditingkatkan dari penjualan jersey resmi baik melalui Ofisial Distro atau online store resmi Madura United,” ulas Annisa.

Dari sisi pengelolaan klub yang terus ditingkatkan profesionalitasnya, Madura United saat ini tercatat sebagai salah satu dari 10 klub sepakbola di Indonesia yang dinyatakan sebagai klub profesional berdasar penilaian AFC License. Madura United selama dua tahun beruntun, yakni tahun 2017 dan 2018 berhasil mengantongi AFC License berkat pengelolaan profesional.***