Lepaskan Rasa Penat Demi Tampil Prima

Madura United FC - Persiapan Madura United guna jalani pertandingan pekan 33 Kompetisi Liga 1 musim ini berlangsung dengan sangat berat. Fabiano Beltrame dan kawan-kawan harus melalui perjalanan panjang, melelahkan dan juga harus kehilangan banyak waktu istirahat.

Kendati demikian, skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab yang akan menjalani pertandingan besok sore di Stadion Marora, harus langsung berhadapan dengan serangkaian agenda guna tetap menjaga kondisi on fire dalam menghadapi tim tuan rumah.

Sebagaimana jalur perjalanan yang dijalani, rombongan pemain Madura United harus berangkat dari Surabaya ke Serui sejak pukul 18.00 WIB kemarin lusa. Dari Surabaya, rombongan transit lebih dulu di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, kemudian transit lagi di Biak untuk berganti pesawat ke Pulau Yapen. Dari pulau Yapen, rombongan harus melalui jalur darat dengan waktu tempuh 68 menit.

Tak ayal, kondisi tersebut menjadikan para pemain tidak banyak memiliki waktu istirahat. Satu-satunya kesempatan untuk istirahat adalah saat berada di pesawat, itupun dalam kondisi kurang sempurna karena harus tidur duduk.

"Capek juga sih, karena tidurnya juga kurang sempurna. Bagi para pemain di Pulau Jawa ataupun Pulau Sumatera, perjalanan ke Serui adalah yang paling jauh. Tetapi, mereka juga harus menjalani hal serupa saat mereka akan bertanding ke tempat kami," ucap Fabiano Beltrame, kapten tim Madura United yang menceritakan bahwa tahun ini adalah tahun ketiganya menjalani pertandingan di Stadion Marora sebagai kandang Perseru Serui.

Selama perjalanan dari Surabaya hingga Biak, proses perjalanan berlangsung normal. Pesawat yang membawa serta rombongan tidak satupun yang mengalami transit. Barulah saat akan berangkat ke Pulau Yapen, pesawat Trigana Air yang menjadi salah satu kapal perintis pengangkutan penumpang ke Yapen mengalami penundaan terbang. Pesawat yang berkapasitas 48 penumpang tersebut harus delay selama dua jam lebih hingga cuaca dinyatakan baik untuk penerbangan.

Imbasnya, dari rencana perjalanan yang seharusnya bisa sampai ke hotel penginapan selama di Yapen, bisa dicapai pada pukul 09.10 WIT menjadi mundur. Rombongan pemain baru sampai hotel pukul 13.12 WIT.

Beruntung, dalam perjalanan dari Bandara Stevanus Rumbewas ke Hotel Penginapan, suguhan pemandangan jalanan yang berkelok-kelok, naik turun dan pantai bisa menjadi salah satu hiburan bagi para pemain Madura United. Terdapat satu view yang menjadi tempat pemberhentian pemain untuk sekedar melepas penat perjalanan jauh mereka. Mereka berhenti sejenak, untuk berswafoto.

slametprima
Maksimalkan - Slamet Nurcahyo menyampaikan bahwa ia akan memanfaatkan sedikit waktu yang ada, selain untuk latihan juga mengambil momen di alam Serui yang indah. (Image:HWCP-MUFC)


"Kesempatan ke Pulau ini, tidak mudah. Kita aja, dalam 3 tahun ini baru tiga kali baru sampai ke pulau ini. Kita manfaatkan sedikit waktu untuk berfoto dengan alam yang indah ini," ulas Slamet Nurcahyo salah satu pemain yang ikut serta dalam rombongan.

Terlepas dari lelah karena perjalanan, para pemain hanya memiliki waktu istirahat selama dua jam. Sebab, sore pada pukul 16.30 WIB, para pemain sudah harus langsung turun di lapangan latihan untuk menempa fisik selama berada di Yapen.

"Kami harus tetap jaga kebugaran dan kondisi fisik para pemain. Perubahan waktu harus segera dilakukan penyesuasaian, ini juga penting karena dalam waktu yang berdekatan kita akan menjalani tiga pertandingan beruntun hingga 9 Desember nanti," ulas Gomes Olivera, pelatih kepala Madura United.

Ya, perbedaan waktu antara di Yapen Papua dengan di Madura, berselisih 2 jam. Perbedaan waktu tersebut sangat berpengaruh terhadap pola istirahat para pemain. Usai menjalani pertandingan melawan Perseru Serui, pemain Madura United juga langsung ditunggu dengan dua pertandingan di Madura. Yakni, menghadapi Madura Fc di Stadion A Yani pada 6 Desember dan menghadapi Persela Lamongan pada 9 Desember di Stadon Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan.

"Kami nikmati perjalanan sebagai bonus agar tidak merasa capek, tetapi fokus tetap pada semua pertandingan yang harus kita jalani melawan Perseru Serui, Madura Fc dan Persela Lamongan," pungkas Gomes.***