Investasi Panjang Madura United Melalui Rising Star

Madura United FC - Bongkar pasang pemain Madura United di tahun 2019 dilakukan dengan banyak mendatangkan wajah baru. Invetasi belanja pemain yang dilakukan skuad berjuluk Laskar sape Kerrab, sebagaimana disampaikan Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi dilakukan sesuai dengan perencanaan yang matang. Diantaranya, selain mendatangkan pemain yang sudah matang dan siap bermain, Madura United menata persiapan untuk jangka panjang dengan melakuan investasi belanja pemain pemain muda.

Dari skuad musim lalu, Rifad Marasabessy dan Irsan Lestaluhu adalah dua pemain yang sudah terus menujukkan progres meyakinkan. Keduanya, bahkan sudah mendapatkan jam bermain di skuad Madura United.

Selain Irsan Lestaluhu dan Rifad Marasebessy, juga terdapat tiga rising star yang sudah dipersiapkan sejak tahun lalu melalui skuad Madura United U19, yakni Dava Ardiansyah, Fawaid Ansory dan Drey Buyung Panyalay.

Tambahan pemain muda berstatus sebagai calon bintang di skuad Madura United makin bertambah, seiring bergabungnya Syahrian Abimanyu, Kadek Raditya Maheswara, dan Fajar Ramadhan Ginting. Komposisi tersebut, menjadikan Madura United setidaknya memiliki sebanyak 7 pemain dengan status the rising star.

Para pemain muda tersebut, sebagaimana disampaikan AQ, sapaan akrabnya Presiden Klub Madura United, diharapkan prestasinya bisa menyusul para pemain the Rising Star Madura United sebelumnya, seperti Alfath Fathier dan Satria Tama.

“Perencanaannya jangka panjang, peningkatan kemampuan bersama Madura United akan memudahkan untuk kedepannya. Sehingga tidak perlu melakukan banyak bongkar pasang pemain di musim-musim berikutnya,” ulas AQ.

Ya, para pemain muda yang berstatus sebagai the rising star tersebut, sebagaimana disampaikan Manajer Madura United, Haruna Soemitro adalah investasi jangka panjang. “Bibit pemain muda ini, tentunya untuk kemudahan dalam pembentukan tim di tahun-tahun berikutnya. Mereka terikat kontrak panjang bersama Madura United,” ulas Haruna.

5 pemain yang paling berpotensi menjadi super star bersama Madura United dalam beberapa waktu kedepan.

Syahrian Abimanyu (Timnas Indonesia U19)

Siapa yang tidak mengenal nama ‘Syahrian Abimanyu’ yang sudah mengaung di di Indonesia. Pengalamannya di Timnas Indonesia dan selalu menjadi pemain inti di tim sebelumnya saat mengarungi Liga 1, dapat menjadi garansi tersendiri.

“Bergabung dengan Madura United tentu memberikan harapan baru bagi saya sendiri agar bisa lebih bersaing, apalagi melihat Madura United kali ini dihuni pemain-pemain hebat. Ini akan jadi tantangan tersendiri untuk bersaing di Madura United,” tuturnya.

Rifad Marasabessy (Timnas Indonesia U19)

Rifad Marasabessy menjadi salah satu pemain muda yang kerap kali mendapatkan jam beramain di klub kebanggaan warga Pulau Garam. Tapi musim kemarin, dia lebih sibuk mengikuti agenda Timnas Indonesia U19.

“Saya senang sekali masih bertahan di Madura United. Semoga, musim ini saya bisa lebih mendapatkan jam bermain dan membantu ini lebih maksimal, tapi kalau ada panggilan lagi untuk membela Timnas, saya selalu siap,” ucapnya.

Irsan Lestaluhu (Timnas Indonesia U19)

Irsan Lestaluhu memperkuat Timnas Indonesia U19 bersama dengan Rifad. Sayang tahun kemarin, dia gagal bersaing untuk tembus Tim Garuda Muda. Namun, kualitasnya belum habis. Musim 2018, pemilik nomer punggung 18 ini membantu Laskar Sape Kerrab Ngodeh dan sekaligus menjadi kapten. Dia pun mampu menjadi top skor tim di kompetisi tersebut. Tak ayal, jika manajemen masih mempertahankannya musim ini.

“Harapan saya sekarang, tentu mendapatkan jam bermain lebih, saya berjanji akan kerja keras di latihan dan jika diberi kesempatan bermain nanti sama Coach Dejan,” harapnya.

Dava Aldiansyah Ramadhan (Timnas Indonesia U19)

Dava adalah salah satu pemain keturunan Madura yang dipromosikan. Tahun 2018, dia berada di Laskar Sape Kerrab Ngodeh. Keungguannya dia memiliki multi posisi, mulai dari menjadi stoper, bek sayap, penyerang sayap, ataupun ujung tombak seperti yang dilakukkannya di Madura United junior.

“Tentu kalau saya pribadi harus rialistis dulu, saya harus belajar banyak di sini, apalagi bisa setiap hari latihan dengan pemain hebat di Madura United, itu sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya, semoga saya bisa lebih berkembang lagi,” kata Dava.

Kadek Raditya Maheswara (Timnas Indonesia U19)

Bek muda ini baru didatangkan musim ini. Pengalamannya pun tidak bisa diragukan lagi bersama Timnas Indonesia U19. Dia pun telah menjalankan tugas dengan baik saat diberi kepercayaan berduet dengan Fandry Imbiri saat ujicoba melawan PS. Fajar. Terbukti, tidak ada sebiji gol pun yang bersarang di gawang Madura United.

“Saya sadar kesempatan bermain kecil, tapi saya yakin nanti kesempatakan akan ada. Maka dari itu, saya ingin fokus untuk mengembangkan diri dan fokus latihan terlebih dahulu, mengikuti semua instruksi pelatih sampai kesempatan itu datang,” bebernya.***