Gomes Siapkan Skenario Lain

Akibat Kehilangan Tiga Pemain Sektor Tengah

Madura United FC - Jelang pertandingan Madura United melawan PSIS Semarang di Pekan 32 kompetisi Liga 1 musim ini, skuad bernama alias Laskar Sape Kerrab harus menghadapi situasi  yang menuntut pelatih memeras otak.

Sebab, pada laga yang dijadwalkan akan terlaksana di Stadion Gelora Bangkalan pada 26 Desember mendatang, Madura United harus kehilangan tiga pemain sekaligus di sektor tengah, yakni Guntur Ariyadi dan Zahrahan Krangar. Keduanya harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning, dan juga Lucky Wahyu yang masih dibekap cedera.

Praktis, tim besutan Gomes Olivera tersebut hanya menyisakan Slamet Nurcahyo yang  pada pertandingan melawan PSMS Medan harus absen karena akumulasi kartu kuning dan Asep Berlian yang selama ini selalu mengisi starting eleven.

Sejatinya, selain dua pemain tersebut, masih terdapat Rizky Dwi Febriyanto dan IIrsan Lestaluhu yang juga berposisi sebagai gelandang, dan tentunya Milad Zeynedpour yang sangat mungkin menjadi pilihan utama pada pertandingan tersebut.

Bagi Gomes, sektor tengah adalah lini teprenting dalam menjaga keseimbangan permainan. Atas kondisi tersebut, Gomes harus mempersiapkan dengan baik berbagai skenario untuk lini tengah dengan menjalani latihan keras selama masa persiapan sebelum menghadapi PSIS.

"Semua sektor sangat penting, hanya sektor tengah yang paling penting dalam mengatur ritme pertandingan dan transisi saat menyerang atau bertahan," ungkap Gomes.

Sementara itu, Rizky Dwi Febriyanto yang tercatat sebagai adik sepupu Bayu Gatra Sanggiawan itu mengaku sangat siap jika nantinya dalam pertandingan harus mendapatkan tanggung jawab sebagai pemain gelandang. Diakuinya, meski selama ini seraing diposisikan sebagai bek sayap, nyatanya dirinya memfavoritkan posisi gelandang.

"Saya aslinya memang gelandang. Iya gelandang bertahan. Tapi kadang dicoba untuk bermain di wing-back. Dimana saja sebenarmya terserah, tapi lebih suka di gelandang," bebernya.

Selain Milad dan Rizky, pemain muda Irsan Lestaluhu dalam game internal menunjukkan progress baik sebagai pengatur serangan. Posisi tersebut ditempati pemilik nomer punggung 18 itu kala membantu Madura United FC U19 di penyisihan grup Liga 1 U19 2018. Ia pun mampu tampil baik dengan menjado top skorer tim.

“Semua persiapan sudah dijalankan. Siapa yang paling siap  dimainkan kami masih belum mengetahui, terpenting semua pemain memahami semua taktik yang  telah direncanakan,” ulas pelatih asal Brasil tersebut.***