Enam Kali Tiang Gawang Gagalkan Pesta Gol

29 Peluang Hanya Tersaji 2 Gol

Madura United FC - Laga resmi perdana Madura United tahun 2019, bisa dilalui dengan hasil sempurna. Laskar Sape Kerrab, nama lain dari Madura United, berhasil menang 2-0 atas tamunya Cilegon United. Hasil tersebut, memang belum memastikan Madura United lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia karena masih harus dipastikan usai menjalani leg kedua di kandang cilegon United pada 6 Februari mendatang.

“Puji Tuhan, kami bisa memenangi pertandingan hari ini dengan sangat baik. Kalau dari permainan, tentunya masih harus terus diasah agar chemistry antar pemain terjalin dengan makin baik. Ada banyak peluang yang menurut saya Madura United bisa memenangkan banyak gol,” ucap Dejan Antonic, Pelatih Kepala Madura United.

Ya, selama pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan tersebut, Madura United memiliki sebanyak 29 peluang gol. Dari peluang tersebut, 6 tendangan ke gawang membentur tiang. Titik balik kesabaran pemain Madura United dalam membongkar pertahanan Cilegon United baru terjadi pada menit 65 melalui gol Andik Vermansyah memanfaatkan umpan Alesandar Rakic. Keunggulan 2-0 baru didapatkan Madura United setelah Rakic berhasil mengeksekusi dengan baik tendangan pinalti.

"Sebagai pelatih saya senang, karena banyak kesempatan untuk gol. Variasi banyak untuk shooting, crossing, umpan satu-dua, itu penting sekali buat saya," ujar Dejan saat konferensi pers usai pertandingan.

Seharusnya, kata Dejan, terdapat enam sampai delapan peluang menjadi gol. Namun, sebelas pemain dan tiga pemain pengganti tidak bisa menambah pundi-pundi gol.

Kendati demikian, mantan taktikal Timnas Hongkong itu menjelaskan, setiap pertandingan pertama selalu sulit. Tak ayal, banyaknya peluang tidak bisa berbuah gol lebih.

"Pasti game pertama paling berat. Dua minggu kemarin, kami latihan berat dan saya kasih anak-anak semangat yang besar," imbuhnya.

Terehadap suksesnya pertandingan resmi perdana dan dukungan besar dari tribun penonton tadi malam, Dejan juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para supporter dan warga Madura yang sudah mendukung ke stadion.

“Kami merasakan semangat para pemain terus menggebu dengan teriakan dukungan dari supporter. Gol pertama terjadi saat suporter menyampaikan dukungan. Terima kasih kepada supporter karena mereka ikut serta meningkatkan semangat tanding pemain,” ulas Dejan.

Bagi Kapten Tim Madura United, Greg Nwokolo, pada pertandingan tadi malam adalah pertandingan yang menguras banyak emosi. Diakuinya, banyaknya peluang yang dimikili timnya, ternyata rezekinya hanya bisa mendapatkan 2 gol.

“Berbagai usaha sudah dilakukan dengan sangat baiknya oleh rekan-rekan pemain. Tetapi Tuhan memberikan kami rezeki dua gol. Kita banyak peluang dan sebagian dari peluang tersebut banyak yang membentur tiang,” ucap Greg Nwokolo.

Sebenarnya, Pelatih Kepala tim tamu Imam Riyadi berharap mencuri keuntungan di partai tandang untuk modal ke leg selanjutnya. Namun, hingga pertandingan usai, Rinto Ali dkk tidak mampu berbuat banyak dengan hanya melakukan lima kali percobaan.

"Kalau partai tandang, tergetnya biasanya mengambil keuntungan, tapi kami harus realistis, Madura United tim besar," pungkasnya.***