Didekati 2 Klub, Satria Setia dengan Madura United

Madura United FC - Proses perburuan pemain oleh tim-tim peserta Liga 1 musim depan terus berjalan. Masing-masing, saling bergerilya untuk mendapatkan pemain terbaik versi perburuan mereka. Di skuad Madura United musim 2018, terdapat beberapa pemain yang juga diburu tanda tangannya oleh tim lain. Salah satunya, Satria Tama.

Kiper asal Surabaya yang sebelum merapat ke Madura United berkiprah di Persegres Gresik tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya sudah didekati dua tim selain Madura United. Namun, Tama, sapaan akrabnya kipper yang juga menjadi dari skuad Timnas U23 beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa pihaknya masih akan mengutamakan Madura United sebelum beralih komunikasinya dengan tim-tim lain.

Hasilnya, Tama, pemain bernomor punggung 88 di Skuad Madura United secara resmi diumumkan sebagai satu dari 4 kiper Madura United musim lalu yang telah diperpanjang kerjasamanya dengan Madura United.

“Satria Tama adalah satu dari empat kiper Madura United musim lalu yang sudah dipastikan kembali bergabung bersama Madura United di musim depan,” ujar manajer tim Haruna Soemitro.

Selain Tama, jajaran penjaga gawang Madura United musim lalu diperkuat oleh Hery Prasetyo dan Ravi Murdianto dan satu kiper yang berstatus magang Fachry. Bagaimana dengan penjaga gawang lainnya, Haruna, Manajer Madura United mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan beberapa pemain musim lalu yang masuk dalam proyeksi dipertahankan dan juga pemain buruan.

“Nanti kalau sudah selesai, pasti akan diumumkan siapa saja pemain terbaru. Kita tidak ingin masuk dalam spekulasi bvursa transfer pemain,” ucap Haruna.

Kesetiaan Satria tetap memilih menandatangani kontrak perpanjangan dengan tim ini. dia memiliki kontrak tambah selama dua tahun sama dengan Greg, Dane, dan Alfath.

“Ada, tapi saya harus berkomitmen dua tahun saya kontrak di Madura (United FC). Ada pokoknya, kalau disebutkan (dua klub yang ingin meminangnya) jangan. yang jelas tahun ini, saya ada tawaran untuk gabung tim lain,” jelas Satria.

Yang membuat eks Kiper Persegres Gersik United ini di tim fi nalis PGK I 2016, tidak lepas dari kekeluargaan yang tercipta di tim ini. Tak ayal, jika dia sudah merasa nyaman dan enggan pindah ke klub lain.

Eks Penjaga Gawang Timnas Indonesia itu juga berharap bisa kembali bermain regular musim depan. Dan, dia ingin membawa tim yang juara Suramadu Super Cup (SSC) 2018 lebih berprestasi dibandingan tiga tahun terakhir.

“Bertahan itu semua karena situasi dan kondisi Saya lihat di madura ini sangat kental dengan kekeluargaan. Sehingga dengan kekeluargaan semuanya terasa enak dan nyaman menjalaninya. Saya juga berharap bisa berprestasi dengan Madura musim depan,” tandasnya.***