Cedera Alfath Tidak Serius

Madura United FC - mampu melewati leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia. Tim ini mengatasi perlawanan Cilegon United FC atau CUFC dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Selasa (29/1) malam.

Namun, kemenangan tersebut menyisakan duka tersendiri bagi bek sayap Laskar Sape Kerrab Alfath Fathier. Pasalnya, dia mengalami cedera usai benturan dengan pemain CUFC di menit ke-76’.

Tak ayal, jika bek sayap Timnas Indonesia tersebut harus meninggalkan pertandingan lebih cepat. Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic mengambil langkah, memasukkan Andik Rendika Rama guna menggantikan posisinya 2’ menit kemudian.

Penjelasan dokter tim Herry Susanto, pemilik nomer punggung 86 itu mengalami memar di otot paha atas, akibat benturan yang terjadi itu. Dia pun sempat mengalami kram di lapangan yang membuat wasit Oki Dwi Putra Senjaya menghentikan pertandingan beberapa saat.

“Kemarin benturan di paha atas. Tapi hanya memar saja. Bukan cedera yang serius, meski kemarin sempat kram kesakitan itu, bukan yang sangat serius. Iya, memar di otot paha atasnya,” jelas pria yang familiar disapa Herrisist tersebut.

Pemain muda yang musim 2017 membela Persiba Balikpapan ini terlihat memegangi lututnya. Sementara, dia memiliki riwayat cedera di bagian lutut saat jalani laga amal kontra Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang tahun 2018.

Dan, cedera itu sempat kambuh saat Alfath menjalani latihan dalam arahan Dejan Antonic. Meski kemudian, cedera itu segera pulih dan kemarin lusa dapat membantu klub yang didukung suporter Madura Bersatu menumbangkan tamunya di markas sendiri.

Dokter asal Surabaya itu menegaskan, benturan tersebut tidak berdampak terhadap cedera yang lama. Sejatinya, dia menerangkan, Alfath yang memegangi lutut bentuk reflek menahan kesakitan saat kram.

Sementara ini, jebolan pemain Persib Bandung itu harus menjalani terapi bersama tim medis beberapa waktu ke depan. Namun, Herrist memprediksi, cederanya akan sembuh sebelum Greg Nwokolo bertolak ke Cilegon guna menjalani leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia.

“Tidak, tidak ada dampak atau kambuh dari cedera lama, itu hanya reflek dari menahan kesakitan saja. Tapi, dia harus terapi dulu belum bisa langsung tancap gas lagi, kalau pertandingan nanti, Insya Allah sudah bisa,” tandasnya.***