Bukan Semata Pertandingan Persahabatan

Madura United FC - Selasa, 12 Februari besok, Madura United akan menghadapi skuad Tim Nasional Indonesia. Laga bersejarah tersebut akan dilaksanakan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) dengan jam kick off 19.00 WIB. Pertandingan tersebut, oleh sebagian kalangan dilabeli sebagai pertandingan Timnas U22 melawan Skuad Timnas Indonesia Ala Madura United.

Sebutan tersebut, berdasar pada keberadaan Madura United yang saat ini diperkuat oleh sebagian besar pemain Timnas. Skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab saat ini terdapat sebanyak 13 pemain yang sudah merasakan sebagai bagian Timnas Indonesia segala kelompok.

Barisan pemain Madura United yang pernah mencicipi tugas sebagai duta Timnas Indonesia meliputi M. Ridho Jazulie (1), Satria Tama (2), Fachruddin W Aryanto (3), Slamet Nurcahyo (4), Dava Ardiyansyah (5), Zulfiandi (6), Rifad Marasabessy (7), Alfath Fathir (8), Greg Nwokolo (9), Beto Goncalves (10), Drey Buyung (11), Syahrian Abimanyu (12), dan Irsan Lestaluhu (13)

Hadirnya Timnas U22 di bawah asuhan Indra Sjafri, bagi Laskar Sape Kerrab, sebagaimana disampaikan Pelatih Madura United Dejan Antonic, bukan semata pertandingan uji coba. Baginya, pertandingan yang akan berlangsung besok malam tersebut dianggap sebagai pertandingan untuk makin melihat kematangan kerjasama timnya, utamanya menjelang pertandingan babak 16 besar dan Piala Presiden sebagai pertandingan terdekat.

“Level pertandingan akan terus meningkat sampai nanti Liga (1) mulai. Ini bagus untuk pemain. Anak-anak akan mendapatkan lawan yang berat, mereka adalah pemain-pemain bagus di Indonesia, ini bisa jadi ujian progres Madura (United),” ujar mantan taktikal Persib Bandung itu.

Sayangnya, Greg Nwokolo baru lakukan latihan pertama kemarin malam di SGB. Setelah libur panjang usai dipastikan mengantongi tiket 16 besar Piala Indonesia.

Sementara, penjaga gawang Madura United M. Ridho Djazulie memiliki pandangan yang sama. Menghadapi laga persahabatan kontra Timnas Indonesia U22, diakui akan membangkitkan motivasinya. Ditambah, pemilik nomor punggung 1 di Laskar Sape Kerrab ini baru berseragam Timnas tahun 2018.

“Ini akan menjadi pengalaman pertama saya melawan Timnas, sebelumnya saya belum pernah saat bermain dengan tim-tim saya sebelumnya. Iya kalau bermin untuk Timnas, tahun kemari itu yang pertama. Saya sangat antusias sekali,” jelas Ridho.

Sementara itu, Satria Tama yang akan pulang ke Madura justru dengan berbaju Timnas U22 sebagai calon lawan Madura United pada pertandingan besok malam, mengungkapkan rasa rindunya untuk kembali berlatih bersama Greg Nwokolo dan kawan-kawan.

“Sudah sangat ingin sekali berlatih bersama teman-teman Madura United. Sejak pertama latihan, saya tidak pernah bergabung dengan teman-teman dan apalagi banyak sekali perombakan sekarang. Saya juga belum kenalan sama sekali, ini pasti menjadi motivasi tersendiri bagi saya,” tutur Tama.

“Bagaimana ya? Saya tidak terbayang akan bermain melawan mereka, meskipun ini tampaknya seru sekali, saya ingin bertemu dan dulu saya yang meminta Fachruddin untuk jaga lawan sekarang saya harus antisipasi saat dia aka cetak gol ke saya kalau diturunkan,” sambung pemain yang musim lalu pernah mengalami masa kritis dan harus menjalani perawatan intens saat pertandingan.

Namun, kesempatan Satri merumput pada pertandingan tersebut tampak tipis. Pasalnya, dia sudah turun jadi starter pada pertandingan lawan Singo Edan kemarin sore. Tapi, dia menyimpan asa tetap bertanding meski turun dari bangku cadangan.

“Saya tergantung pelatih, kalau bleh berharapa,tentunya diturunkan dan akan main layaknya saya pemain profesional,” pungkasnya.***