Berhitung Keunggulan Rekor Menang Atas Persija

Konsistensi Madura United FC akan diuji di peka ke-25 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Minggu (14/10) malam. Besutan Gomes de Oliviera akan kedatangan tamu sesama papan atas Persija Jakarta.

Secara rekor pertemuan kedua tim, Madura United tercatat lebih unggul dengan hitungan lima kali menang dan dua imbang. Komposisi pertemuan tersebut terjadi sejak 2016.

Kendati memiliki catatan rekor unggul atas Persija, pelatih kepala Gomes de Oliviera menegaskan bahwa statistik yang dimiliki timnya tidak bisa dijadikan landasan bahwa laga melawan Persija akan mudah bagi timnya. Hal itu, diakui Gomes karena Persija pada kompetisi musim ini memiliki catatan rekor pernah memenangi pertadingan di kandang lawan.

"Kita harus jaga itu agar tidak tercoreng. Iya bagus, saya yang membangun tim ini dari awal dan Persija bukan tim asing bagi kita. Kita sudah tujuh kali bertemu dan tidak pernah kalah. Pertandingan di hari Minggu nanti kita tidak boleh kalah," kata Gomes.

Ditambah lagi, juru taktik yang pernah menukangi Persela Lamongan menyebut kondisi anak asuhnya sedang on fire. Tak ayal, jika ia menyebutkan akan kembali merenggut poin tiga buat mengganti beberapa poin yang hilang.

Diketahui, rekor tidak pernah kalah di kandang Madura United FC telah terputus saat bertemu Borneo FC. Tim tamu mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 1-2.

"Poin hilang di kandang lawan Borneo dan hilang juga saat imbang lawan Bali United FC dan Persebaya Surabaya. Kita akan perbaiki dan berjuang bersama-sama buat sisa pertandingan kandang selalu tiga poin," sambungnya.

Begitu juga dengan gelandang bertahan Lucky Wahyu yang berharap bisa memaksimalkan tiga poi di laga kandang. Terutama, ia ingin membantu tim merebut tiga poin di pekan ke-25 Minggu malam nanti kontra Macan Kemayoran.

Kendati demikian, eks Pemain Persebaya Surabaya itu meminta agar banyak dukungan suporter Madura Bersatu dari tribun. Agra, ia dan rekan satu timnya bisa lebih semangat buat melawan Bambang Pamungkas cs.

"Tentu karena suporter pemain ke-12. Tanpa suporter pertandingan akan berbeda dan adanya suporter kita akan lebih semangat, apalagi lawan Persija nanti bukan pertandingan yang mudah, tapi tergolong berat," tutupnya.***