a
Berbekal Motivasi dan Mimpi Laga Perdana Tim Madura Bermain di GBK
05/11/2018

Pertandingan Madura United di pekan ke-8 Liga 1 musim ini terasa  special. Sebabnya, Laskar Sape Kerrab akan menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Bagi Madura United dan bagi tim asal Madura lainnya, pertandingan melawan Persija besok  (kick off 21.00 WIB) menjadi pertandingan pertama di stadion yang menjadi kebanggaan Indonesia tersebut.

“Ya, ini baru pertamakalinya tim asal  pulau Madura bertanding di GBK. Sejak tahun 2011   sejak menangani sepakbola di Madura, baru tahun ini  tim asal Madura bermain disini. Sebelumnya, saat akan menghadapi Persija, selalu harus dijalani di luar kandang mereka,” ungkap Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi.

Menjadi pertandingan pertama di GBK, AQ   meminta para pemainnya bermain penuh semangat dan determinasi tinggi sebagaimana. Bahkan, AQ menegaskan kepada para pemainnya bahwa  sejak tahun 2016 lalu, Madura United adalah tim yang belum pernah kalah atas Persija.

“Motivasi saat bermain dengan tim besar tentunya harus akan lebih baik lagi. Madura United sebagai tim yang datang dari  pulau kecil datang untuk mengabarkan, bahwa kita memiliki tim sepakbola yang bagus. Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, Madura United tidak pernah kalah atas Persija, dan meski Persija saat ini menunjukkan perubahan besar, Madura United juga mengalami perubahan. Mari tanamkan di otak kecil bahwa besok kita menang,” ungkap AQ kepada para pemainnya.

Ya, dalam 6 pertandingan yang tersaji antara Madura United melawan Persija Jakarta sejak 2016 lalu, hanya satu pertandingan yang berakhir  imbang dengan skor 1-1 kala menjalani pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan di Liga 1 musim lalu. Lainnya, Madura United hadir sebagai pemenang.

“Iya senang kembali ke Jakarta, tapi sebagai lawan kita harus fokus. Kita kesana untuk berjuang dan semoga kita bisa kasi yang terbaik seperti tahun lalu yang kita bisa menang,” kata bek asal Brasil.

Asuhan Stefano Cugurra tentu tidak akan tinggal diam. Ia akan mengeluarkan skuad terbaiknya guna merebut kemenangan pertama atas Laskar Sape Kerrab, lalu memanfaatkan keangkeran SUGBK yang musim ini selalu membiarkan tim tamu pulang tanpa sebijipun poin atau kemenangan. Hanya Bhayangkara FC yang mampu membawa poin di SUGB pada pembukaan Liga 1 2018.

Namun ambisi tersebut akan memeras otak. Sebab, Teco baru saja bertandang ke Singapura melawan Home United dan usai melawan Madura United FC hanya membutuhkan waktu 3 hari ke kick off leg kedua semifinal zona Asean AFC 2018.

Disamping itu, beberapa punggawa yang selalu menjadi pilihan utama terancam absen. Sebut saja, Rezaldi Hehanusa yang disanksi akibat akumulasi kartu kuning, Andritany Ardhiyasa yang cedera kala membela Timnas Indonesia U23, dan Jaimirson Xavier yang masih dalam tahap pemulihan.

Begitu juga dengan Madura United FC, yang terdapat beberapa pemain terindikasi akan absen. Yaitu, Nuriddin Davronov dan Raphael Maitimo yang mengalami cedera di pertandingan pembukaan Piala Indonesia 2018 melawan Persibo Bojonegoro, begitu juga dengan  Satria Tama dan Rifad Marasabessy yang masih dalam tahap pemulihan.

“Kita punya masalah kecil. Nuora dan Maitimo masih dalam kondisi yang kurang baik. Saya kira ini laga krusial bagi kedua kesebelasan. Kita akan kerja keras dan hanaya melanjutkan tren kemenanagan kita. Mereka bagus di laga kandang seperti kita,” ujar pelatih kepala, Milomir Seslija.

“Mereka memiliki banyak suporter di belakangnya, kadang bisa menjadi pembunuh mental bermain. Kita harus mencoba lebih pintar dan mencoba yang terbaik . Tapi kami tetap optimis bisa menang, karena ini tidak hanya tentang satu pemain ini kolektivitas,” sambungnya.