a
Behind The Scene Latihan Skuad Sape Kerrab
news-content-next-match-iklan1
08/31/2018
Sumber : Petugas Media

Kondisi latihan Madura United FC terlihat tidak membosankan. Meski serius, sesekali penggawa Laskar Sape Kerrab membumbui dengan canda tawa.

Latihan kemarin pagi di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Fachruddin W Aryanto dkk memiliki komitmen pribadi antar pemain. Salah satunya Bayu Gatra Sanggiawan dan Satria Tama.

Kala itu, Bayu tidak bisa membobol gawang Tama. Tak ayal, iika eks penjaga gawang Persegres Gresik United sontak mnghampiri pemilik nomer punggung 23 sambil teriak,"Yes."

Eks penggawa Sriwijaya FC hanya berjalan tertunduk lesuh. Ia diam tanpa sepatah katapun.

Menurut Bayu, komitmen tersebut agar kondisi latihan tidak menjenuhkan. Karena, ia ataupun Tama akan saling meneterwakan saat salah satunya kalah.

"Seru ya, ejek-ejekan kita hanya sebatas guyon. Iya, buat senang-senang sambil latihan. Jika tidak seperti itu, iya boring ya," kata pemain asal Kabupaten Jember.

Selain Bayu dan Tama, duo pemain yang masuk slot pemain U23, Alfath Fathier dan Imam Bagus Kurnia juga mengadakan kesepakatan. Yaitu, yang mencetak gol lebih sedikit saat latihan harus push up.

Latihan yang dipimpin asisten pelatih Rasiman, kemarin pagi, dimenangkan oleh Alfath. Ia langsung lari menuju Imam buat memyuruhnya push up. Tanpa kata, pemilik nomer punggung 19 langsung mengikuti intruksi Alfath.

Eks pemain PSS Sleman mengaku tidak dendam kepada pemilik nomer punggung 86. Sebab, ia menilai hal itu sebatas permainan yang menunjukkan kedekatan keduanya.

"Ngapain (dendam), saya dan alfath semua orang sudah tahu kalau sahabat. Iya, buat menghilangkan kepenatan aja itu," ujarnya.