Bangkit, Bangkit, Bangkit, Dukung...!

Laga emosional Madura United FC akan tersaji pada pertandingan pekan ke-23 Liga I musim ini. Skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab akan menjamu Borneo Fc. Dimana, pertandingan tersebut akan menjadi pijakan bagi Madura United untuk membuktikan bahwa bisa bangkit setelah mengalami cedera dalam melanjutkan catatan 8 kali pertandingan tanpa kalah.

“Pertandingan kemarin sudah usai. Kita harus bersiap untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Manfaatkan dengan baik seluruh pertandingan sisa untuk terus membawa tim ini lebih baik di posisi klasemen,” ucap Gomes Olivera, pelatih kepala Madura United.

Terhentinya trend positif Madura United setelah delapan laga tanpa kalah, menjadikan Madura United dalam posisi rawan untuk bisa merangkak naik ke puncak klasemen. Gap 5 poin dari pemuncak klasemen juga dibarengi dengan ramainya kompetitor dengan  poin yang sama. Persija Jakarta dan Bali United adalah dua tim yang saat ini tercatat sama-sama memiliki 36 poin.

Persaingan panas di posisi klasemen tersebut, diakui Gomes  harus menjadi penyemangat bagi para pemain Madura United untuk terus merebut posisi terbaik dalam klasemen. “Harus berusaha agar bisa naik lagi, tidak boleh turun lagi. Usaha para pemain saat ini butuh sokongan moral, bangkitkan, semangatkan mereka dengan jadikan setiap pertandingan kandang menjadi angker bagi lawan,” tukas Gomes.

Selain dua tim yang memiliki nilai sama dengan Madura United, para penguntitnya juga dalam posisi siap menerkam Madura United. Bhayangkara FC (35 poin-posisi 5), dan PS. Barito Putera (34 poin-pisisi 6) tengah mengintai. Tak ayal, jika pelatih kepala Gomes de Oliviera menilai, posisi timnya tengah genting.

"Siatuasi berat, situasi sulit, dan semua tim sedang berusaha ke atas. Gagal dapat poin akan berbahaya bagi tim ini dan peluang merebut juara. Tapi saya masih optimis dengan tim ini," kata Gomes.

Kendati demikian, juru taktik kebangsaan Brasil meminta agar anak asuhnya berjuang lebih keras lagi. Dan, ia berharap tidak pernah kehilangan konsentrasi di 12 pertandingan sisa, kandang ataupun tandang.

Disamping itu, juru taktik yang sudah bisa berbicara bahasa Indonesia berharap warga Madura memberikan dukungan terhadap skuad Laskar Sape Kerrab. Dan, para suporter tidak pernah lelah memberikan dukungan moril dari tribun.

"Sepakbola tidak hanya perjuangan pemain, tapi ini perjuangan semuanya. Pelatih, manajemen, suporter, dan semua yang terlibat. Kita butuh berjuang bersama buat prestasi klub ini," sambungnya.

Dinilainya, klub yang didukung suporter Madura Bersatu terlihat akan tambah semangat jika bermain di depan publik Madura. Terlihat, 10 pertandingan meraih 26 poin (8 kali menang dan 2 kali imbang).

Akan tetapi, lawan di pekan ke-23 bukanntim sembarangan. Musim 2017, Borneo FC mampu mencuri poin di SGRP Pamekasan.

"Kita jangan kehilangan poin lagi. Kita berjuang bersama-sama, pemain di lapangan, kami mempersiapkan dan suporter yang menyemangati pemain dan semuanya," tandasnya.***