a
Bakar Semangat Sape Kerrab
09/25/2018

Penggawa Madura United FC kembali berlatih di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) kemarin sore, setelah jalani pekan ke-23 Liga 1 2018. Klub tersebut mengalami masa sulit paska tertunduk dua kali berturut-turut atas Arema FC (17/09) dan Borneo FC (22/09).

Kendati demikian, terdapat pemandangan yang tidak seperti biasanya pada latihan kemarin sore. Meski kick off latihan pukul 15.30 Wib, pelatih kepala Gomes de Oliviera tidak memulainya hingga pukul 16.15 Wib.

Ternyata, para pemain, official, dan jajaran kepelatihan tengah dimotivasi oleh sang juru taktik. Kala itu, Gomes mengingatkan atas kekalahan besar atas Sriwijaya FC di kandang 5-2 pada 5 September 2016.

"Kita di kandang Sriwijaya kalah 5-0 dan main kesini kalah 5-2. Sepakbola apapun terjadi karena manusia lawan manusia," ucap Gomes.

Menurutnya, walau kalah besar atas Laskar Wong Kito, klub kebanggaan warga pulau Garam bisa kembali bangkit. Hingga akhirnya, Fachruddin W Ariyanto mengakhiri Torabica Soccer Championship (TSC) 2016 di posisi tiga.

Nah, taktikal asal negri Samba berharap, anak asuhnya bisa mengulang kebangkitan saat dua musim lalu. Tak ayal, jika ia meminta di depan para pemain untuk kembali merajut kesuksesan.

"Mari bersama-sama bangun tim ini, kembali ke jalur yang benar. Jangan mau kehilangan poin lagi. Yakin, kita pasti bisa," lanjutnya saat sesi motivasi sebelum latihan.

Momentum bangkit klub yang didukung suporter Madura Bersatu bisa menemui batu sandungan. Pasalnya, Madura United akan menyambangi Kota Kembang guna meladeni Persib Bandung, pemuncak klasemen sementara Liga 1 2018.

Namun, Gomes meminta agar tidak pernah gentar terhadap anak asuhnya. Ditambah lagi, meraup poin di Bandung bukan hal yang tabu.

"Kita pernah ambil poin di sini dan kita coba lagi sekarang. Kehilangan poin di kandang bayarannya harus poin di luar kandang," tandasnya.