Antisipasi Drama Adu Penalti

Madura United FC - Babak 64 besar Piala Indonesia masih menggunakan sistem knock out (sistem gugur) dengan sigle match. Kala kedua tim bermain imbang hingga peluit panjang, laga akan langsung dilanjutkan babak penalti.

Kendati demikian, pelatih kepala Gomes de Oliviera bakal mempersiapkan para eksekutor guna menjadi algojo pada babak yang satu lawan satu tersebut.

"Kita akan mempersiapkan semuanya; mulai dari strategi melawan Madura FC di waktu normal ataupun adu penalti jika masih belum bisa ditentukan pemenangnya," ujar Gomes.

Juru racik formasi berkebangsaan Brasil ini menjelaskan akan komunikasi dengan pelatih penjaga gawang Hendro Kartiko. Agar, terdapat menu latihan penalti sebelum meladeni Madura FC.

Legenda Kiper Timnas Indonesia itu mengaku sudah belajar dari pengalaman. Yakni, saat melawan Persibo Bojonegoro yang tidak terduga akan berakhir hingga drama adu penalti.

CoachHendro
SIAP - Hendro Kartiko, pelatih kiper Madura United FC akan mempersiapkan pasukannya untuk melawan Madura FC pada Kamis (6/12). (Image MUFC - HWCP)


"Saya pasti akan mempersiapkan itu. Soalnya, lawan Persibo siapa yang akan menduga akan berlanjut hingga babak adu penalti, karena di sepak bola semuanya bisa terjadi," tuturnya.

Kala itu kedua tim bermain imbang 1-1. Betuntung, Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan bisa mengakhiri babak adu penalti dengan kemenangan 3-1 di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro.

Sementara itu, penjaga gawang Herry Prasetyo mengatakan kesiapannya jika dimainkan pada pertandingan Kamis ini. Ia berjanji akan memberikan yang terbaik pada pertandingan tersebut.

"Pasti selalu siap (diturunkan atau tidak). Jika akhirnya jadi starter, saya seperti biasa akan berusaha memberikan yang tetbaik," pungkas kiper yang diturunkan pada laga tandang Laskar Sape Kerrab di Liga 1 2018.***