Alfath Baru Latihan Pekan Depan

Madura United FC - Alfath Fathier tidak bisa membantu timnya yang sedang jalani leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia kontra Cilegon United FC di Stadion Krakatau Steel Cilegon, Rabu (6/2) sore.

Bek sayap Madura United itu terbekap cedera saat leg pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan (29/1) malam.

Sebelumnya, dokter tim Hery Siswanto memberikan lampu hijau bisa ikut ke Cilegon. Namun hingga latihan terakhir di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Minggu (3/2), akhirnya diputuskan belum memungkinkan untuk diboyong ke Banten.

Akan tetapi, pria yang familiar disapa Herisist ini menjelaskan, meski Alfath gagal berangkat ke Cilegon, progresnya terus meningkat. Pantauan terakhir, Alfath cukup membutuhkan istirahat.

Menurutnya, pemilk nomor punggung 86 di Madura United itu bisa kambuh jika dipaksakan dibawa ke Cilegon. Sebab, dia memiliki riwayat cedera yang kambuh saat latihan sebelum leg pertama.

“Latihan terakhir itu kondisinya dan progresnya meningkat, memang belum bisa dibawa ke Cilegon, karena belum sembuh total, dan tidak bisa dipaksakan, dikhawatirkan kambuh,” ujarnya.

Di samping itu, dokter asal Surabaya ini belum mengizinkan Alfath gabung latihan di pekan ini. Sebab, kondisinya belum 100 persen sembuh. Dia masih harus latihan terpisah.

“Belum kalau minggu ini, wajarnya Alfath bisa latihan itu minggu depan, dengan catatan progresnya terus menanjak,” sambungnya.

Sementara, penyerang asal Jawa Barat itu tetap mengikuti instruksi tim medis. Jika belum diizinkan latihan, dia akan mengikuti waktu yang sudah ditentukan.

“Tergantung instruksi dokter dan timnya, karena mereka yang tahu kondisi saya, tapi kalau saya rasakan memang begitu tampaknya,” jelas mantan bek sayap Persiba Balikpapan tahun 2017 ini via telepon seluler.

Selain pemain yang identik dengan nomor punggung 3 di Timnas Indosnesia, Slamet Nurcahyo dan Drey Buyung masih terbekap cedera. Ketiganya masih jalani latihan terpisah per Minggu (3/2).***