Semua Pemain Akan Dijajal di Laga Uji Coba
Madura United FC - Sebelum menghadapi Cilegon United pada babak 32 besar Piala Indonesia pada 29 Januari mendatang, Madura United sebagaimana disampaikan Pelatih Kepala Dejan Antonic akan menggelar satu kali pertandingan ujicoba melawan tim lokal. pertandingan ujicoba tersebut, direncanakan akan digelar pada Rabu besok lusa di Stadion Gelora Bangkalan (SGB).Dalam pertandingan ujicoba tersebut, Dejan memastikan bahwa pihaknya akan menguji seluruh pemainnya dengan cara semua pemain akan diturunkan secara bergantian dalam pada pertandingan ujicoba tersebut. "Seperti yang saya bilang, sebelum Piala Indonesia ada satu kali ujicoba sama tim lokal. Itu untuk tahu, mereka sudah paham (strategi saya) atau belum. Kalau latihan saja tidak bisa," jelas Dejan.Ujicoba tersebut, dijelaskan Dejan bertujuan untuk mengukur kemampuan para pemainnya dalam menjalani pertandingan dengan komposisi yang saat ini ada di Madura United. Kerjasama tim, diakui Dejan sangat penting dalam menjalani pertandingan selanjutnya dan juga guna mengukur kecocokan pemain dengan rencana strategi yang akan dimainkan dalam setiap pertandinga.Skema pertandingan ujicoba tersebut, diakui juru taktik asal Serbia bukan dilihat dari hasil akhir pertandingan, namun lebih pada meihat kerjasama antar pemain dalam menjalankan organisasi permainan. "Semua harus main, saya dapat tahu kualitas pemain. Semua pemain sama, semua harus kerja sama-sama, tidak ada pemain bintang, nanti saya coba yang muda dan yang tua," sambungnya.Yang jelas, mantan juru taktik Timnas Hongkong tersebut ingin melihat kualitas pemain saat pertandingan. Tak ayal, jika dia berjanji akan menurunkan semua pemainnya di pertandingan itu. Sedangkan, penyerang sayap asal Tangerang Drey Buyung Panyalay menuturkan, akan memanfaatkan laga ujicoba itu untuk membuktikan kemampuannya. "Nanti persaingan pasti ketat. Saya yang penting proses dulu. Tapi kalau harapan, pasti ingin mendapatkan jam main. Untuk ujicoba ini, saya akan keluarkan semua yang saya bisa," paparnya.***
Sore Ini, Zah Bergabung
Madura United FC -  telah jalani latihan sejak Selasa (15/1) di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Namun, beberapa pemain masih belum bergabung seluruhnya dalam skuad Madura United. Semisal, Zah Rahan Krangar, pemain asing yang sudah memperkuat Madura United sejak musim lalu, dijadwalkan baru hari ini bergabung latihan. Terlambatnya Zahrahan bergabung dalam skuad Madura United, tak lepas dari masa liburan pemain asal Liberia tersebut yang sudah dijadwalkan baru akan usai pada 18 Januari. Kemarin lusa, Zah nama panggilan akrabnya sudah berada di Surabaya.Pemilik nomer punggung 29 tersebut baru mendarat di Bandara Juanda Surabaya, Sabtu (19/1) kemarin lusa. Pemain asal Liberia tersebut sebagaimana disampaikan Dejan Antonic pelatih kepala Madura United dijadwalkan akan mulai bergabung dengan Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan dalam latihan sore ini."Dia sudah di Surabaya, pasti, pasti akan latihan besok sore. Semua pemain sudah akan segera berkumpul semua," jawab Pelatih Kepala Madura United Dejan Antonic.Gelandang serang berkebangsaan Liberia itu dinilai tidak akan langsung latihan berasama tim. Takutnya, sehabis liburan masih harus melewati latihan pemulihan.Kondisi tersebut sama dengan striker asing Aleksandar Rakic yang baru bergabung latihan, harus menjalani proses pemulihan kondisi fisiknya setelah menjalani perjalanan jauh dari negara asalnya. Selama pertama bergabung latihan, Rakic hanya jalani latihan recovery secara terpisah, Kamis (17/1) sore."Mungkin masih recovery juga. Habis liburan, dan pemain dikuatirkan terlalu lama libur. Jadi, recovery dulu," sambungnya soal latihan Zahrahan sore ini.Di samping itu, taktikal yang musim kemarin menangani Borneo FC berharap, kehadiran Zahrahan bisa membantu di laga pertama Piala Indonesia. Nanti, finalis Piala Gubernur Kaltim I 2016 ini akan menjamu Cilegon United (29/1).Sedangkan, mantan andalan Persipura Jayapura itu menuturkan masih harus jalani latihan recovery besok sore. Agar, kondisinya bisa cepat pulih seperti biasnaya.Dan, dia mengaku siap untuk membantu klub imi dalam ajang kompetisi terdekat. Dua pertandingan sebelumnya, dia berkontribusi banyak saat melawan Persibo Bojonegoro dan Madura FC."Iya recovery dulu, jika itu intruksi pelatih. Saya profesional, dan selalu siap untuk membela Madura," tandasnya.***
Mimpi yang Jadi Kenyataan
Madura United FC - Musim ini, komposisi Madura United dihuni oleh pemain-pemain bintang, baik yang asing ataupun lokal. Skuad tersebut meliputi pemain yang dipertahankan ataupun yang baru didatangkan pada bursa trasfer awal musim.Di balik komposisi mentereng, ternyata Laskar Sape Kerrab peduli terhadap talenta muda. Saat ini, sudah terdapat tiga pemain yang dipromosikan ke tim senior guna mengarungi kompetisi musim 2019.Salah satu pemain yang dipromosikan dari Akademi Madura United Kelompok Usia 19 Tahun, ialah Dava Aldiansyah Ramadhan. Dia adalah pemain yang memiliki dua posisi, yaitu bek sayap dan penyerang sayap.Di samping itu, bomber tersebut bisa beroperasi sebagai stoper. Hal itu tidak terlepas dari krisisnya bek di Laskar Sape Kerrab Ngodeh saat mengarungi Liga 1 U19 2018, sehingga menempatkannya di posisi tersebut.Menurutnya, kesempatan promosi kw tim senior memang didambakan. Ketika pertama kami berda di skuad U19, dia mengaku sudah menyimpan mimpi untuk berada di barisan Fachruddin W Ariyanto dan kawan-kawan."Tetap, ini seperti yang saya ceritakan dulu. Saya sangat memimpikan bermain di senior dan akhirnya kesampaian. Dulu itu hanya latihan, tapi sekarang sudah jadi bagian," ujar pemain yang familiar disapa Acong ini.Diketahui, putra orang Pameksana itu kerap kali mendapatkan kempatan untuk latihan bersama tim senior pada tahun 2018. Saat kompetisi usai, dia pun berada di tim senior.Acong menambahkan, kedua orang tuanya sangat senang atas kabar itu. Sebab, dia sangat didorong untuk membela tanah kelahiran."Kedua orang tua sangat mendukung dan senang sekali. Mereka lagi kerja di Jakarta, jadi dengan saya ada di Madura, ikatan kekeluargaan akan tetap," ujarnya.Selain Acong, kiper muda asal Bangkalan Fawaid Ansory lebih dulu dipromosikan. Ditambah lagi, penyerang sayap asal Tangerang Drey Buyung Panyalay yang memiliki kesempatan yang sama.***
Enggan Kubur Mimpi Tampil Lawan Cilegon
Madura United FC - Bek sayap Madura United Alfath Fathier harus mendapatkan perawatan khusus dari tim medis Laskar Sape Kerrab. Pasalnya, pada sesi latihan kemarin lusa, Alfath mengalami sedikit masalah pada paha kirinya. Pada latihan kemarin sore di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), pemain asal Bandung itu menepi usai menjalani latihan fisik. Alfath tidak ikut serta dalam latihan game internal yang digelar sore  kemarin. Dia lebih memilih mendapatkan penanganan dari tim medis. Usaha - Meski dalam kondisi cedera, Alfath Fathier tetap latihan di Stadion Gelora Bangkalan (17/01), demi mempercepat pemulihan dan bisa ikut memperkuat Laskar Sape Kerrab saat melawan Cilegon United. "Hanya ada otot ketarik saja waktu crossing, sedikit tidak apa-apa. Ini ringan saja, mungkin tidak bisa kalau yang gerak cepat seperti crossing untuk sementara. Saya harus berusaha untuk terus sembuh agar bisa main lawan Cilegon nanti," ujar Alfath. Sementara itu, pria yang akrab disapa Herrisist itu menjelaskan, cedera yang dialami Alfath sudah lama terjadi. Tepatnya, saat jalani laga amal atas kematian Haringga Sirilla di Malang tahun kemarin. Dugaan dokter asal Surabaya itu, cedera itu yang kambuh. Akhirnya, di posisi yang sama kembali merasakan sakit seperti yang diuraikan oleh pemilik nomor punggung 86 ini. "Itu sudah lama. Itu waktu pertandingan amal. Jadinya ini kambuhnya saja, namun saya dan yang lain masih mau melihat perkembangannya dulu besok," ucapnya. Kendati demikian, dia masih belum memastikan saat ujicoba pada Rabu depan lawan tim lokal sudah bisa bertanding. Sebab, prioritas sesunggahnya saat jalani babak 32 besar Piala Indonesia. "Belum tahu, karena takut tambah parah, terus bahaya sama pertandingan Piala Indonesia," tutupnya.***
Dua Hari Genjot Latihan Fisik
Madura United FC - Sejak hari kedua latihan Madura United, Rabu (16/01) sore, Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic memberikan menu latihan fisik. Dejan sembari menyisihkan waktu untuk latihan taktik. Hal itu tidak terlepas dari kondisi fisik pemain yang menurun. Menurutnya, beberapa pemain tidak menjaga kondisi selama liburan yang sekitar sebulanan. "Saya lihat banyak pemain lelah sekali. Mungkin mereka terlalu libur. Kalau mereka terlalu liburan, lebih berat itu," tutur Dejan usai pimpin latihan kemarin sore (17/1). Tak ayal, selama awal-awal latihan, mantan juru taktik Timnas Hongkong itu sangat memforsir Fachruddin W. Ariyanto dan kawan-kawan. Agar, fisiknya bisa segera kembali ideal. Namun, secara perlahan-lahan, dia memperbanyak game dan latihan taktik. Dinilainya, pertandingan kian hari tambah dekat. "Pelan-pelan, sekarang fokus ke fitnes dan banyak taktik, banyak game, tapi kita harus fokus ke fitnes. Karena, sedikit mepet waktunya," jelasnya. Diketahui, klub kebanggaan warga Pulau Garam akan menjalani pertandingan resmi pada 29 Januari 2019. Yakni, melawan Cilegon United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan. Di samping itu, pelatih berdarah Serbia tersebut cukup senang dengan semangat latihan anak asuhnya. Hal itu bisa memberikan akselerasi terhadap peningkatan fisik. "Mereka professional. Tadi saya lihat sangat semangat. Semua kerja sama. Saya lihat seperti itu," jelas taktikal yang menikah dengan perempuan Surabaya ini. Pagi ini, skuad finalis Piala Gubernur Kaltim I 2016 akan kembali menggelar latihan di stadion yang sama dengan menu latihan yang sama.***

Gallery