Jum'at, 25 Mei 2018

Milo Tertarik Budaya Madura

Pertama kali menjadi pelatih klub asal Pulau Garam, pelatih kepala, Milomir Seslija langsung jatuh cinta terhadap budaya Madura. Ia menyebutkan suka terhadap kerapan sapi yang sudah populer di Madura.

“Saya tertarik dengan budaya-budaya Madura. Saya senang bisa ada di sini. Untuk awal-awal memang saya mencari tahu bagaimana budaya di sini,” kata Milo.

Disamping itu, kerapan sapi menjadi julukan atas klub yang tengah dipimpinnya, yaitu Laskar Sape Kerrab. Penilaiannya, kerapan sapi juga mengajari tentang kehidupan.

“Iya budaya itu. Budaya itu adalah sesuatu yang bisa orang Madura banggakan. Kerapan sapi memberikan pelajaran bagaimana hidup,” ujarnya.

Penjelasan juru taktik asal Serbia, kerapan sapi menunjukkan kesemangatan tinggi bagaimana mencapai tujuan. Sebab, hasil akan sebanding dengan usaha dan proses.

Maka tak ayal jika Milo respek terhadap budaya Madura. Sebab, ia bisa menjadikannya suatu panutan untuk menjalani hidup. “Saya respek dengan budaya di sini. Ini juga harus diingat kalian tidak akan bosan menjadi pelatih Madura kalau tidak mempelajari budaya di sini,” bebernya

Selain itu, eks pelatih Persiba Balikpapan berjanji akan mempelajari terus dan mencoba mencari tahu tentang budaya Madura. Ia memiliki keinginan lebih dekat dengan para orang-orang Madura.

“Mengikuti gaya hidup dan beradaptasi dengan suatu hal yang baru dalam hidup saya. Ini merupakan proses menuju lebih dekat dengan orang Madura dan suporter Madura,” kata Milo.

Sumber : Media Officer


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*


© 2017 Madura United FC
Switch to desktop version