Kamis, 21 Juni 2018

Madura United Miliki Keputusan Tegas Tentang Gonzales

Tindakan kurang terpuji sebagai pemain sepakbola profesional, telah dilakukan oleh Cristian Gonzales. Striker naturalisasi milik Madura United FC itu tidak ikut kala Laskar Sape Kerrab  bersua Sriwijaya FC dengan alasan istrinya sakit. Namun, manajer, Haruna Soemitro mempertanyakan tindakan El Loco Gonzales kala timnya bermain.

“Melawan Sriwijaya dia tidak datang dengan alasan istrinya sakit, padahal kita kontrak sama dia bukan sama istrinya. Apapun, apakah dia sudah berubah menjadi profesi yang lain bukan profesi sebagai pemain bola yang punya kontrak sama kita,” kata Haruna.

Selanjutnya, ketika mantan striker Arema FC tidak masuk dalam taktik pelatih kepala, Milomir Seslija dalam lawatannya ke Tenggarong, ia juga melakukan tindakan kurang disiplin. Gonzales tidak mengikuti latihan dalam arahan asisten pelatih, Djoko Susilo di lapangan alun-alun Kota Bangkalan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 3 hari.

Justru eks punggawa Timnas Indonesia pergi ke Sleman di waktu yang bersamaan dengan pemusatan latihan yang tidak ikut melawan Mitra Kukar. Tindakan tersebut membuat manajer Madura United terkejut dan kecewa terahadap Gonzales.

“Setelah kita dari Tenggarong dan kemudian selesai pertandingan saya mendapat konfirmasi dari beberapa media bahwa Gonzales sudah berada di Sleman. Ini sesuatu yang menurut saya, kalau yang saya bilang adalah pelanggaran yang serius terhadap kontrak,” bebernya.

Keberadaan Gonzales di Sleman memunculkan spekulasi akan bergabung dengan PSS Sleman. Itu tidak terlepas juga dengan komunikasi yang dilakukan oleh manajemen Laskar Sape Kerrap dengan manajemen PSS Sleman, namun komunikasi tersebut belum berlanjut.

“Meskipun di beberapa hari sebelumnya kita ada komunikasi dengan manajemen PSS Sleman tetapi kita sebatas komunikasi tentang bagaimana kalau di sesi berikutnya, mereka memakai jasa Gonzales,” sambung Haruna.

Haruna akan merelakan Gonzales berlabuh ke PSS Sleman namun dengan beberapa ketentuan yang akan ditawarkan tim. Sebab, status pemain berdarah Uruguay masih terikat konrak dengan tim kebanggaan warga Pulau Garam.

Sebelum itu, manajemen akan mengambil tindakan tegas atas tindakan Gonzales meski komunikasi antar manajemen dari kedua klub sudah hampir menemui titik temu. Hal tersebut agar tidak menjadi patokan bagi pemain-pemain profesional yang masih berusia muda.

“Pada akhirnya kita akan memutuskan secara cepat, sampai hari ini kita belum mengambil keputusan yang tegas terkait itu. Tetapi terhadap sikap ketidak profesionalan Gonzales ini tentu adalah  sesuatu yang sangat serius,” tegas Haruna.

“Kita mengkonfirmasi keseriusan mereka (manajemen PSS Sleman), kita menyetujui beberapa klausal yang dia usulkan, hanya satu yang kita tunggu sekarang adalah gantlemen dari seorang Gonzales untuk datang kepada saya. Karena ketika dia datang dengan baik-baik dia juga harus pergi dengan baik-baik,” pungkasnya. **

Sumber : Media Officer


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*


© 2017 Madura United FC
Switch to desktop version