BAGAIMANA vs PERSIPURA?

Taktik Milo Bagaimana Mempertahankan Keunggulan…

Milo menjaga kebugaran pemain dan dengan jeli segera mengganti pemain yang kurang berpartisipasi dan kurang fit. Terlihat saat Laskar Sape Kerrab melumat Laskar Mahesa Jenar. Milo melakukan perombakan di babak kedua dengan memperkokoh sektor tengah. | maduraunitedfc.com/HENDRA

Tuesday, 13/03,2018

KEHADIRAN Milomir Seslija bisa mematahkan tren negatif Madura United FC. Sebelumnya, Fachrudin W. Aryanto mengalami lima kekalahan beruntun, sejak kalah atas Persebaya Surabaya di penyisihan grup C Piala Presiden 2018 hingga laga terakhir penyisihan grup B Piala Gubernur Kaltim (PGK).

Tren negatif tersebut tidak hanya dari sisi kekalahan, namun Laskar Sape Kerrab selalu kebobolan di babak kedua. Hal itu berimbas terhadap hasil akhir pertandingan. Yang paling disayangkan, saat Madura United mampu unggul 2:1 atas Bali United FC di turun minum.

Kesalahan serupa juga terjadi saat penyisihan grup PGK 2018. Tim berkostum kebanggaan loreng merah putih, selalu dibobol di babak kedua dan sekaligus mengalami kekalahan. Terutama laga terakhir, Madura United sudah unggul lewat aksi Slamet Nurcahyo, namun pertengahan babak kedua punggawa Persiba Balikpapan mampu 2 kali menjebol gawang Satria Tama.

Problem tersebut secara perlahan-lahan terselesaikan sejak hadirnya suksesor Milomir Seslija. Pelatih kepala anyar ini mulai mampu meningkatkan motivasi tanding pemainnya untuk bisa menjaga keperawanan gawang Madura United. Lawan Hougang United dan PSIS Semarang, tidak ada satupun gol yang bersarang ke gawang tim yang dibesutnya.

Milo menjaga kebugaran pemain dan dengan jeli segera mengganti pemain yang kurang berpartisipasi dan kurang fit. Terlihat saat Laskar Sape Kerrab melumat Laskar Mahesa Jenar. Milo melakukan perombakan di babak kedua dengan memperkokoh sektor tengah.

Sebelumnya, lini tengah disi oleh Zah Rahan Krangar dan Nouruddin ‘Noura’ Davronov yang cenderung menyerang, hanya menyisahkan Lucky Wahyu, sebagai gelandang yang selalu memotong alur bola sebelum ke pertahanan.

Memasuki babak kedua, perlahan-lahan lini tengah berubah. Milo menurunkan Asep Berlian dan OK Jhon untuk menggantikan peran Lucky dan Noura. Kedua pemain tersebut memiliki kecenderungan bertahan. Perlahan-lahan ritme pertandingan mulai pelan. Madura United mencoba menguasai bola dan berlama-lama dengan bola.

“Memimpin 1-0 itu cukup, yang penting 3 poin (memenangkan pertandingan). Hasil ini sangat penting dan bisa membangun kepercayaan diri. Ini pelajaran bagi pemain-pemain muda, kami tidak mau mengajari mereka hanya lari, lari, lari sepanjang pertandingan, namun bertanding dengan rencana dan terstruktur,” tegas Milo soal ritme permainan yang mulai diturunkan jelang peluit panjang.

“Banyak tim Indonesia yang kalah di menit-menit terakhir. Kita harus kontrol dan fokus 90 menit. Ini proses mengajari mereka (pemain Madura United),” pungkas Milo. ***

 

maduraunitedfc.com/Media Officer

SILAKAN TULIS KOMENTAR ANDA

Your email address will not be published. Required fields are marked *


NEWS FEED

Jalani Latihan di Jakarta Sebelum Bertolak Papua

Wednesday, 16/05,2018

Usai memenangi pertandingan atas Persija Jakarta,  Madura United dijadwalkan masih akan melanjutkan pertandingan ke kandang Persipura Jayapura pada 19 Mei mendatang. Sebagai rangkaian dari pertandingan lawatan bersambung, sebagian pemain Madura United  yang dijadwalkan  ikut serta dalam pertandingan melawan Persipura diminta … >>

OK Jhon: Madura Bagaikan Keluarga

Wednesday, 16/05,2018

Madura, sebagai salah satu pulau yang baru menapaki kompetisi sepakbola nasional dalam dekade terakhir mulai menjadi salah satu refrensi pemain professional. Selain pemain lokal yang pernah memperkuat Timnas, beberapa pemain asing dan juga pemain yang berstatus naturalisasi  merapat ke Madura … >>

Hadapi Persipura, Madura United Tanpa Fabiano-Benny

Wednesday, 16/05,2018

Pertandingan Madura United di pekan 9 menghadapi tuan  rumah Persipura Jayapura diapstikan akan tampil pincang.  Sebabnya, Fabiano  Beltrame dan Benny Wahyudi dipastikan harus absen dalam pertandingan tersebut. Keduanya, saat ini harus menjalani hukuman  akumulasi kartu kuning setelah mendapatkan 3 kartu … >>

Taklukkan Persija di GBK, Apa Yang Tersisa?

Wednesday, 16/05,2018

Menjalani pertandingan di Gelora Bung Karno, bagi skuad Madura United adalah kebanggaan tersendiri. Sebabnya, sejarah tim sepakbola asal Madura menjalani pertandingan di GBK baru terjadi kemarin lusa. Tak heran, Imam Nahrawi yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan … >>

Tak Gadai Profesionalisme

Friday, 11/05,2018

Madura United FC akan menyambangi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam lanjutan Liga 1 2018. Asuhan Milomir Seslija akan menguji keperkasaan Persija Jakarta di kandang, Sabtu (12/05) dengan jam kick off 21.00 Wib.

Lawatan kali ini, semua Laskar Sape … >>

Berbekal Motivasi dan Mimpi Laga Perdana Tim Madura Bermain di GBK

Friday, 11/05,2018

Pertandingan Madura United di pekan ke-8 Liga 1 musim ini terasa  special. Sebabnya, Laskar Sape Kerrab akan menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Bagi Madura United dan bagi tim asal Madura lainnya, pertandingan melawan Persija … >>

KOMPETISI MASIH PANJANG, FOKUS, FOKUS, FOKUS

Tuesday, 24/04,2018

Kompetisi Liga 1 Gojek musim ini, resmi menyelesaikan pertandingan pekan ke-5. Sebagai pertandingan penutup di pekan ke-5, Bhayangkara Fc berbagi angka dengan Persela Lamongan dengan skor 1-1. Posisi Madura United di pekan ke-5 mengalami perbaikan dari pekan sebelumnya, kini skuad … >>

Milo Tertarik Budaya Madura

Tuesday, 24/04,2018

Pertama kali menjadi pelatih klub asal Pulau Garam, pelatih kepala, Milomir Seslija langsung jatuh cinta terhadap budaya Madura. Ia menyebutkan suka terhadap kerapan sapi yang sudah populer di Madura.

“Saya tertarik dengan budaya-budaya Madura. Saya senang bisa ada di sini. … >>