Selasa, 19 Juni 2018

Sape Kerrab Sruduk Mahesa Jenar 1-0

HASIL manis bagi Madura United FC kembali tersaji di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Minggu (11/03) malam. Gol semata wayang Raphael Maitimo benamkan PSIS Semarang.

Awal-awal babak pertama, kedua kesebelasan masih bermain hati-hati. Mereka terus mencoba untuk menemukan ritme pertandingan yang sudah dipersiapkan.

Namun, peluang pertama justru hadir dari Laskar Mehasa Jenar. Tendangan bebas Rio Saputra di menit 6′ tidak bisa jatuh dengan sempurna di pelukan Satria Tama. Malahan, blunder yang akan berujung gol hampir terjadi saat penjaga gawang Timnas Indonesia muda tersebut menghalau tendangan yang mengarah ke tiang jauh.

Meski tidak memperoleh peluang pertama, petaka menghampiri tim tamu. Berawal dari akselerasi pemain anyar Laskar Sape Kerrab, Zah Rahan Krangar, Raphael Maitimo bisa menuntaskan lewat tendangan dari luar kotak penalti pada menit 13′. Hingga turun minum, skor 1:0 tidak berubah.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian. Tapi, pergantian tersebut tidak mengubah hasil pertandingan sampai peluit panjang. Madura United FC mampu jinakkan tim promosi lewat gol Maitimo.

Pelatih Kepala PSIS Semarang, Subangkit menilai kesalahan-kasalahan kecil di awal-awal babak pertama, adalah biang kekalahan. Tapi tidak butuh menunggu lama, skuat Laskar Mahesa Jenar bisa kembali ke performa yang diinginkan.

“Di awal-awal babak, pemain saya banyak melakukan kesalahan, seperti salah passing. Tapi itu sebentar saja, lalu kita mendapatkan performa yang diinginkan,” ungkap Subangkit soal kecerobohan anak asuhnya.

Berbeda dengan Milomir Seslija yang mendapatkan sorotan finishing touch. Coach Milo menyadari hal tersebut, namun ia menegaskan kemenangan yang terpenting.

“Yang penting kita menang, semua orang melihat hasil bukan hanya skor 1:0, 2:0, 3:0. Tapi kami akan memperbaiki finishing touch dan akan kita perlihatkan hasilnya saat menjamu Persipura Jayapura,” tegas Milo.

Gol tunggal yang terjadi kemarin malam, membuat tim milik Achsanul Qosasi tidak pernah kebobolan paska ganti pelatih. Sebelumnya, Madura United hancurkan Hougang United 2 gol tanpa balas.

Kemenangan tersebut melanjutkan hasil positif ujicoba sebelumnua. Madura United bisa mengalahkan Hougang United FC 2 gol tanpa balas pekan kemarin.

Madura United FC (Milomir Seslija): 88. Satria Tama (01. Angga Saputra-66′), 26. Fachrudin W Aryanto, 15. Fabiano Beltrame, 86. Alfat Fathier (06. Andik Rendika Rama-61′), 32. Beny Wahyudi, 09. Raphael Maitimo (18. Irsan Lestaluhu-76′), 17. Lucky Wahyu (10. Slamet Nurcahyo-45′), 22. Nuoriddin Davronov (44. OK Jhon-59′), 29. Zah Rahan Krangar  (04. Asep Berlian-80), 07. Engelberd Sani, 25. Alberto Antonio de Paula (20. Cristian Gonzales-58′).

PSIS Semarang (Subangkit): 20. Sendri Johansah, 17. Rio Saputra (25. Petar Planic-67′), 05. Haudi Abdillah, 15. Freny Saputra (27. Safrudin Tahar-58′), 23. Gilang Ginarsa, 55. Ibrahim Conteh, 77. Akhlidin (88. Bruno Silva-66′), 92. Bayu Nugroho, 10. Komarudin, 94. Melkior Majefiat (08. Hapidon-45′), 11. Aldeir Mekatindo. ***

 

maduraunitedfc.com/Media Officer


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*


© 2017 Madura United FC
Switch to desktop version